BERITA SUMEDANG – Pembalap MotoGP tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo menilai kondisi aspal Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, NTB, jauh lebih baik setelah sebagian lintasan diaspal ulang.
Pengaspalan ulang itu, jelang balapan MotoGP seri kedua di Sirkuit Mandalika, Indonesia, Minggu, 20 Maret 2022.
Dengan kondisi aspal yang lebih baik, membuat Fabio Quartararo menjadi yang tercepat di kedua sesi latihan bebas, Jumat, 18 Maret 2022, setelah mencetak lap terbaik 1:31,608 di FP2.
“Terasa beda. Terakhir kali saat tes pramusim, batu-batu terlempar. Kali ini, serpihannya lebih kecil, jadi ini lebih baik,” kata Quartararo seperti dilansir BeritaSumedang.com dari Antaranews.com.
Saat sesi tes pramusim pada 11-13 Februari lalu, para pembalap mengeluhkan kondisi lintasan yang kotor, berdebu dan aspal yang terkelupas.
Belum lagi serpihan aspal atau batu-batu kecil yang terlontar ke arah mereka, layaknya peluru ketika melaju di belakang pebalap lain.
Sebagai sirkuit baru, kondisi lintasan di Sirkuit Mandalika juga kurang bersahabat bagi pembalap karena masih sempitnya racing line saat itu. Pasalnya, belum banyak karet ban yang menempel di aspal sehingga para pembalap tak mampu mendorong motor mereka mencapai limitnya.
Berkaca dari hasil tes pramusim, Dorna Sports dan FIM mengidentifikasi dua area yang perlu diperbaiki, yakni kebersihan permukaan trek dan banyaknya agregat, seperti pasir, debu dan kerikil atau pecahan batu, yang berada di atas lintasan.
Oleh karena itu, Dorna Sports dan FIM merekomendasikan pengaspalan ulang sejumlah bagian lintasan yakni sebelum tikungan 17 hingga setelah tikungan 5 atau sekitar 17,5 persen dari total lintasan.
Quartararo juga menyebut racing line kali ini, dinilai jauh lebih baik, apalagi sebelum para pembalap MotoGP mengaspal untuk latihan, lintasan telah disapu oleh para pembalap ATC, Moto3 dan Moto2.
Hal senada diungkapkan rekan satu timnya, Franco Morbidelli, yang menjadi pebalap tercepat kedua di sesi FP2.
“Hari ini saya sempat melaju di belakang pembalap lain. Tapi, saya tidak terkena lontaran batu, jadi saya bisa bilang ini lebih baik,” kata Morbidelli.
Sesi latihan siang yang begitu ketat, menyaksikan catatan 18 pebalap teratas berjarak kurang dari satu detik di saat semua pebalap mampu tampil lebih kencang dari penampilan mereka pada sesi latihan pagi.
Pembalap Gresini Racing Enea Bastianini, sementara ini memegang kendali klasemen pembalap berkat kemenangan perdananya di MotoGP saat merebut podium teratas di seri pertama MotoGP di sirkuit Qatar.
Bastianini dengan motor Ducati GP21, terbukti menjadi salah satu ancaman serius para rival setelah start musim yang menjanjikan.
Brad Binder meraih podium di Qatar untuk pertama kalinya juga bagi KTM di Losail setelah finis P2 di depan Pol Espargaro yang mengantongi motivasi tinggi menyusul performa motor Honda RC213V yang memuaskan sejak awal musim.
Sementara itu, juara bertahan Quartararo ingin melupakan hasil buruk di Qatar yang hanya mampu finis P9 menyusul performa jeblok Yamaha serta defisit top speed di sana. (Joe)***







