SUMEDANG – Kodim 0610/Sumedang terus menggalakkan penanaman sayur-sayuran dalam polibag guna menjaga ketahanan pangan di masyarakat. Sekaligus juga, memberikan contoh kepada masyarakat untuk terus melestarikan budaya menanam khususnya di pekarangan rumah.
“Budaya menanam di pekarangan harus terus dijaga dan dilestarikan hingga muncul rasa suka. Dan alhamdulillah, penanaman sayuran dalam polibag yang kami dilakukan di makodim ini, sudah banyak ditiru oleh masyarakakat di beberapa desa,” kata Komandan Kodim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa ketika “Silaturahmi Bersama Wartawan” di Markas Kodim 0610/Sumedang, Rabu (24/2/2021).
Menurut dia, penanaman sayuran dalam polibag itu, sudah dilaksanakan di kantor Komplek Pusat Pemerintahan (KPP) Pemkab Sumedang sebanyak 1.500 polibag. Bahkan sebagian sudah dipanen. Selain itu, masyarakat di Desa Ciherang, Kec. Sumedang Selatan, sudah ada yang menanam sayuran sampai 2.000 polibag.
“Di Kec. Tanjungkerta juga, masyarakatnya sudah memanfaatkan pekarangan dengan penanaman sayuran di polibag. Jadi alhamdulillah kegiatan penanaman sayuran si Kodim ini sudah banyak ditiru oleh masyarakat. Tanaman sayuran yang ditanam di Kodim ini, seperti tomat, terung dan cabai tanjung,” tutur Zaenal.

Dikatakan, penanaman sayuran dalam polibag ini, diharapkan bisa menjaga ketahanan pangan di lingkungan keluarganya sendiri.
“Kalau panen, sayurannya bisa dipakai masak. Bisa juga dijual yang hasilnya dipakai untuk biaya pemeliharaan. Bisa juga dibelikan pupuk dan biaya pemeliharaan lainnya,” ucapnya.
Lebih jauh Zaenal menjelaskan, penanaman sayuran dalam polibag ini harus terus diintensifkan. Apalagi mayoritas masyarakat Sumedang bermata pencaharian sebagai petani.
“Perlu diingat, sektor ekonomi yang paling bertahan disaat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, penanaman sayuran di dalam polibag harus terus digerakan,” tuturnya. (Hadadi)***







