SUMEDANG – Kecelakaan maut kembali terjadi di tanjakan Cae, Kampung Kawungluwuk RT 01/RW 6, Desa Sukajadi, Kec. Wado, Rabu (10/3/2021) sekira pukul 18.30.
Lokasi kejadiannya, dekat dengan Kecelakaan maut sebelumnya yang terjadi pada Februari 2012 lalu. Bus tiga perempat ” Maju Jaya” masuk jurang di tanjakan Cae hingga menewaskan sekitar 11 orang penumpang.
Kecelakaan maut itu terjadi, akibat bus pariwisata “Seripadma Kencana” nopol T 7591 TB menabrak tiang listrik lalu masuk jurang hingga bus terguling.
Dari informasi yang dihimpun “BeritaSumedang.com” dari warga sekitar hingga pukul 20.00, kecelakaan maut itu diduga menelan korban jiwa hingga 10 orang penumpang. Itu pun korban tewas yang sudah dievakuasi ke Puskesmas Wado. Sementara korban lainnya masih dievakuasi di lokasi kejadian

Menurut Haeyrani warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, bus tersebut mengangkut para penumpang yang habis pulang ziarah dari Pamijahan, Tasikmalaya. Para penumpang tersebut rombongan dari SMP IT Al-Muaa’wanah, Kec. Cisalak Kab. Subang.
“Menurut informasi, bus rombongan ziarah itu mau pulang ke Subang sehabis pulang dari tempat Ziarah Pamijahan Tasikmalaya,” katanya.
Kecelakaannya, kata dia, bus datang dari arah Malangbong Garut ke Sumedang di ruas Jalan Wado- Sumedang. Ketika bus melewati turunan tajam di tanjakan Cae, tiba-tiba menabrak tiang listrik di bahu jalan hingga akhirnya masuk jurang dan terguling.
“Sampai sekarang, polisi beserta aparat dibantu warga sekitar, masih mengevakuasi para korban di lokasi kejadian. Informasinya, korban yang meninggal.dunia yang sudah dievakuasi di Puskesmas Wado sebanyak 10 orang. Ada juga info warga yang menyebutkan korban tewasnya 13 orang. Untuk korban tewas belum ada yang pasti. Sampai sekarang proses evakuasi masih berlangsung. Proses evakuasi terkendala listrik langsung padam ketika tiang listrik ditabrak bus,” kata Haeyrani.

Ketika dikonfirmasi melalui telefon pukul 20.00, Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Eryda Kusumah membenarkan terjadi kecelakaan tunggal bus pariwisata di tanjakan Cae, Wado.
“Namun, untuk korban tewas, belum ada dugaan korban tewas seperti yang diinformasikan warga sekitar. Begitu pula dengan kronologis kecelakaannya seperti apa? belum ada informasi yang akurat. Hingga kini, anggota kami masih di lapangan sedang mengevakuasi para korban, sekaligus mengumpulkan barang bukti dan keterangan para saksi di TKP. Nanti kalau data dan laporannya sudah lengkap, kami informasikan kepada rekan-rekan media,” tuturnya.
Ketika “PR” kembali menghubungi Eryda pukul 21.30, untuk meminta informasi perkembangannya, ponselnya belum bisa dihubungi
Begitupula “BeritaSumedang.com” belum mendapatkan konfirmasi dari Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto (Hadadi)***







