BERITA SUMEDANG – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan, momentum peringatan Maulid Nabi bertujuan untuk memuliakan dan meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah.
“Peringatan Maulid berharap tidak hanya sekedar seremonial semata, tetapi juga bisa berdampak terhadap perubahan kehidupan keseharian kita ke arah yang lebih baik,” katanya.
Hal itu, Bupati sampaikan pada kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Kamil, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa 25 Oktober 2022.
Baca juga: Tim Percepatan Penurunan Stunting, Pemda Sumedang Gelar Diseminasi Audit Kasus Stunting
Pada acara yang berisikan, pembacaaan ayat suci Al-Qur’an dan shalawat Nabi, Syarhil Quran, pembacaan puisi. Serta penyerahan santunan kepada 40 anak yatim.
Kemudian sebagai penutup acara, taushiah yang disampaikan oleh Abuya KH. Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi.
Baca juga: Mendagri Apresiasi Berbagai Inovasi Sumedang
Makna peringatan Maulid Nabi
Menurut Dony, setidaknya ada beberapa makna yang bisa diambil dari peringatan Maulid, yang pertama adalah sebagai wahana untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.
“Dengan peringatan ini, iman kita akan terus tersiram dan terpupuk sehingga Insyaallah bisa lebih kuat lagi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dony ungkapkan makna kedua adalah bertambahnya ilmu agama sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.
“Makna yang ketiga adalah meningkatkan rasa cinta kepada Rasul dan mudah-mudahan kita bisa meneladani akhlak dan perilaku Rasulullah,” ungkap bupati.
Selanjutnya, bupati juga mengajak kepada para jamaah yang hadir untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dari hal yang paling kecil dan memulainya dari diri sendiri.
Baca juga: Wakapolda Jabar Lepas Sekitar 12.000 Santri Peserta Gerak Jalan di Sumedang
“Indikator utama Maulid ini berhasil apabila setelah acara ini selesai terjadi perubahan perilaku ke arah positif sesuai dengan akhlak Rasulullah SAW,” pungkasnya.
Hadir dalam acara tersebut, unsur Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK, Pimpinan BUMN/BUMD.
Juga para Kepala OPD, Kepala Bagian, Kabid, Kabag Kasubag, dan jajaran staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang. (Ukie)***







