Pemda Sumedang Utus Tim Kesehatan dan Obat-Obatan  ke Lokasi Gempa Cianjur

Pemda Kabupaten Sumedang mengirimkan Tim Kesehatan merupakan bantuan kemanusiaan ke lokasi terjadinya gempa di Cianjur, Jawa Barat. (Ukie/BeritaSumedang)

BERITA SUMEDANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang segera memberikan bantuan kemanusiaan ke lokasi gempa di Cianjur, Jawa Barat.

Dalam keterangannya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan Pemda Sumedang telah mengutus Tim Kesehatan ke lokasi gempa di Cianjur, Selasa, 22 November 2022.

Baca juga: Polres Sumedang Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

Menurutnya, Kepala Dinas Kesehatan, Dadang Sulaeman yang memimpin langsung Tim Kesehatan ke lokasi terjadinya gempa.

“Selain Tim Medis, kami juga mengirimkan obat-obatan dan alat kesehatan yang saat ini sangat dibutuhkan di sana,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dony menambahkan, tim akan terus berkoordinasi dengan penanggung jawab di lokasi bencana mengenai berbagai hal kebutuhan lainnya.

“Nanti kekurangannya akan disampaikan kepada tim kami yang ada di sana. Kami siap untuk membantu,” katanya.

Baca juga: Sebanyak 162 Korban Meninggal Dunia, Mayoritas Anak-anak Akibat Gempa di Kabupaten Cianjur

Lalu, selain Tim Medis, juga menerjunkan personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ke lokasi.

“Setelah ada informasi gempa, kami langsung mengirimkan 5 orang personil BPBD, menyusul dengan pemberangkatan hari ini sebanyak 10 personil. Jadi total personil BPBD yang kami berangkatkan 15 orang,” ujarnya.

PMI Beserta Relawan

Namun, tidak hanya dari unsur BPBD, juga anggota PMI Sumedang beserta relawan turut serta ke lokasi terjadinya gempa.

“Kami telah memerintahkan anggota Tim Pusdalops untuk segera ikut andil dalam evakuasi dan penyelamatan korban. Keberangkatan mereka turut didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik  BPBD,” ungkap Dony.

Juga, Dony menuturkan personil yang berangkat membawa perlengkapan logistik dan peralatan berupa 1 buah genset, tenda Posko, serta beras.

“Kami juga membawa paket rekreasi guna menangani trauma healing anak-anak terdampak sebanyak 16 paket,” tuturnya.

Baca juga: Mantap! Seluruh Personel Polres Sumedang, Negatif Narkoba

Selanjutnya, Tim Pusdalops BPBD di lokasi bencana akan membantu evakuasi, penataan logistik dan pendataan korban.

“Tim untuk sementara kita jadwalkan bertugas selama kurang lebih 3 hari mulai tanggal 22 sampai dengan 24 November 2022,” pungkasnya.

Namun, menurutnya tidak menutup kemungkinan akan memperpanjang penugasannya, apabila nanti masih membutuhkannya. (Ukie)***