BERITA SUMEDANG – Sejumlah warga Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, kembali mengeluhkan minimnya penerangan di ruas Jalan Sumedang-Citengah.
Terlebih jalur wisata itu, termasuk ruas jalan yang banyak tanjakan dan turunan, termasuk banyak tikungan juga.
“Parahnya lagi, pas di tikungan tersebut akses keluar-masuk warga dari satu dusun dengan kondisi turunan tajam,” ujar Ana (50) warga Dusun Peusar RT 02/ RW 05, Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.
Baca juga: Lampu PJU Sudah Lama Padam! Tikungan Jalan Baginda Rawan Kecelakaan
Ia mengatakan, saat keluar- masuk sepeda motor dari wilayah dusun ke ke ruas jalan tersebut, sering berpapasan dengan pengendara lainnya yang memacu kendaraannya dalam kecepatan tinggi. Akibatnya, kecelakaan tak terelakan.
“Jadi, di ruas jalan ini sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Cuma saya tidak tahu jumlah pastinya. Oleh karena itu, pemerintah harus segera merespon keluhan warga ini,” kata Ana.
Ia tidak menampik, sebenarnya ada lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), tapi jaraknya lumayan jauh. Sehingga, tidak bisa menjangkau lokasi tersebut.
Baca juga: Jalan Cadas Pangeran Masa Lampau hingga Masa Kini
Minimnya penerangan itu lah yang menyebabkan kerap terjadi kecelakaan lalu lintas di ruas jalan kabupaten tersebut.
Apalagi ruas jalan Sumedang-Citengah itu jalur wisata. Banyak kendaraan yang lalu lalang melewati jalan tersebut.
Bahayanya lagi, di sepanjang ruas jalan kabupaten itu, banyak akses ke pemukiman penduduk yang berada di dataran tinggi perbukitan.
Baca juga: Pajero Sport Seruduk Kios Ubi Cilembu, Satu Korban Luka
Akses ke jalan lingkungan warga, banyak tanjakan dan turunan, termasuk tikungan.
“Makanya, sudah selayaknya pemerintah secepatnya memasang lampu penerangan sehingga keamanan dnn keselamatan pengendara lebih terjamin,” katanya. (Usep Jamal)***







