BeritaSumedang.com – Satgas Covid-19 kecamatan dan desa, kali pertama memakamkan 4 pasien yang meninggal dunia di RSUD Sumedang, Sabtu (10/7/2021).
Pemakaman oleh Satgas Covid-19 kecamatan dan desa itu, berdasarkan keputusan Satgas Covid-19 Kab. Sumedang yang diberlakukan mulai 10 Juli 2021.
Keputusan itu, selain menjadi solusi melonjaknya pasien yang meninggal dunia akhir-akhir ini, juga akibat keterbasatan petugas pemulasaraan jenazah di RSUD Sumedang.
“Empat jenazah dimakamkan dengan prokes. Keempat jenazah tersebut berasal dari Kec. Cimalaka 2 orang, Tanjungkerja 1 orang dan Kec. Cisitu 1 orang,” kata Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 Kab. Sumedang, Iwa Kuswaeri di Sumedang, Sabtu (10/7/2021).
Ia mengatakan, keputusan itu, setelah dalam beberapa hari terakhir ini petugas pemulasaraan jenazah RSUD Sumedang kewalahan dengan lonjakan pasien yang meninggal.
“Atas petunjuk pak bupati dalam rapat dengan seluruh stakeholder, akhirnya pak sekda sebagai ketua pelaksana harian Satgas Covid-19 memutuskan, untuk proses pemakaman dilaksanakan oleh satgas kecamatan dan desa,” kata Iwa.
Pihak RSUD Sumedang, kata dia, tetap melakukan pemulasaraan jenazah hingga pengiriman ke lokasi pemakaman. Prosedur itu untuk jenazah yang meninggal di RSUD Sumedang. Sedangkan pasien yang meninggal di rumah atau Puskesmas, proses pemulasaraannya oleh Satgas kecamatan dan desa hingga selesai. Pelaksanaannya dengan pengawasan dari Puskesmas setempat dan menggunakan APD.
“Awalnya masih serba canggung dan koordinasi belum sempurna. Namun, akhirnya pelaksanaannya berjalan lancar sampai selesai. Koordinasi dengan contact center dari kecamatan serta pihak RSUD Sumedang cukup baik, sehingga semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

Menurut Iwa diharapkan kondisi ini dapat cepat terkendali, bahkan pandemi segera berakhir. Pasalnya, para petugas di kabupaten maupun di kecamatan, kurang istirahat.
“Seluruh masyarakat harus patuh anjuran pemerintah. Diam di rumah, istirahat yang cukup dan jalankan 6M supaya Covid terkendali. Segera normal sehingga kita bisa segera bebas dari virus ini,” ucap Iwa penuh harap.(Hadadi)***







