Rangkaian HJS, Bupati Dony Ziarah Ke Makam Raja Sumedanglarang, Prabu Geusan Ulun

Rangkaian HJS, Bupati Dony Ziarah Ke Makam Raja Sumedanglarang, Prabu Geusan Ulun. (Aje/BeritaSumedang.com)

BERITA SUMEDANG – Memperingati Hari Jadi ke-448 Sumedang Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), melakukan ziarah dan tabur bunga ke makam-makam leluhur Sumedang.

Prosesi ziarah ini, dibagi menjadi tiga tim, tim pertama dipimpin oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, dan tim kedua dipimpin Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila dan tim tiga dipimpin Sekretaris Daerah Tuti Ruswati.

Bupati Dony memimpin ziarah ke makam Raja terakhir Sumedanglarang Prabu Geusan Ulun di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Ganeas.

Baca juga: Gebyar HJS Pemkab Sumedang Hadirkan Layanan Langsung untuk Masyarakat

Persatuan dan Gotong- Royong

Bupati Dony menyampaikan apresiasi kepada para pendiri, tokoh, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang Sumedang selama 448 tahun.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Jadi Sumedang sebagai penguat persatuan dan semangat gotong royong dalam membangun Sumedang menuju masa depan yang lebih baik.

“Dengan kebersamaan dan kerja keras, optimis Sumedang akan semakin maju dan berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Dony.

Baca juga: Program Pembangunan Jadi Fokus Utama pada Upacara Hari Jadi Sumedang ke-448

Sementara itu,  Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila bersama Kapolres Sumedang Sandityo Mahadika dan Kepala Lapas Agung Hascahyo melaksanakan ziarah ke Makam Pangeran Suria Kusumah Adninata (Pangeran Sugih).

Selain itu, ke  Makam Cut Nyak Dien di Komplek Pemakaman Gunung Puyuh, Senin, 20 Aptil 2026.

Jasa Para Pendahulu

Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila mengatakan, momentum ziarah ini merupakan pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat, terutama para pejabat, agar tidak melupakan jasa para pendahulu.

Baca juga: Berikan Insentif Kader Posyandu, Bupati Dony Tegaskan Mereka Ujung Tombak Kesehatan Masyarakat

“Sebagaimana tagline Sumedang ‘membumi kadeuleu, karampa, karasa’, inilah yang harus kita gaungkan. Bahwa seluruh pejabat harus mengenang jasa-jasa para leluhur kita dan perjuangan para pendahulu.

“Dalam memperjuangkan Indonesia, khususnya di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Hari Jadi Sumedang ke-448 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan yang memberikan dampak nyata.

Sebelumnya,  telah melaksanakan upacara yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti rokok ilegal dan minuman ilegal.

Baca juga: Sukseskan  Pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Sumedang

“Ini merupakan hal yang patut kita apresiasi sebagai bentuk komitmen penegakan hukum,” katanya.

Menurutnya, kunjungan ke makam Pangeran Sugih menjadi momen reflektif yang sarat pesan moral.

“Bagi saya pribadi, ini adalah pesan dan momen penting bahwa setiap ada peringatan, jangan pernah kita melupakan para leluhur kita,” katanya.

Baca juga: Bupati Sumedang Dony: HJS 447 Bentuk Apresiasi Segala Pencapaian Sumedang

Melalui kegiatan ziarah tersebut, diharapkan nilai-nilai perjuangan, pengabdian, dan keteladanan para pendahulu dapat terus diwariskan. Ini menjadi inspirasi dalam membangun Kabupaten Sumedang. (Aje) ***