Gara-gara Izin Pemasangan Tiang di Hutan Lindung BKSDA Belum Keluar, Kampung Cisoka Belum Nikmati Listrik

Tiang listrik PLN tampak sudah terpasang di ruas jalan Citengah-Cisoka di Desa Citengah, Kec. Sumedang Selatan, Selasa (21/9/2021). Hanya saja, tiang listrik itu belum bisa dialiri listrik gara-gara belum keluarnya izin Kemenhut untuk pemasangan listrik di kawasan hutan lindung BKSDA" (Joe/"BeritaSumedang.com')***

BeritaSumedang.com – Proses pemasangan listrik PLN ke daerah terpencil di Kampung Cisoka, Desa Citengah, Kec. Sumedang Selatan, terkendala belum adanya izin pemasangan tiang di kawasan hutan lindung BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam). Izin dan rekomendasinya dari Kementerian Kehutanan.

“Sampai sekarang, izin dan rekomendasi pemasangan tiang listrik dari Kemenhut-nya belum keluar,” kata Wakil Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Citengah, Kec. Sumedang Selatan, M. Sukri ketika ditemui di Desa Citengah, Selasa (21/9/2021).

Menurut dia, proses menunggu izin pemasangan tiang listrik dari Kemenhut, hingga kini sudah berlangsung 2 bulan. Akibat kendala itu, target listrik sudah terpasang hingga lampu menyala di Kampung Cisoka selesai September ini, dipastikan meleset. Target tersebut ditetapkan PLN Jabar. “Jadi, akibat kendala itu, sehingga target listrik sampai menyala di Kampung Cisoka dipastikan meleset,” tutur Sukri.

Dikatakan, jumlah tiang listrik yang belum dipasang di lahan hutan lindung BKSDA hanya sekitar 7 titik. Lokasinya dari hutan lindung di atas tempat wisata Kampung Karuhun sampai hutan lindung di perbatasan perkebunan teh Margawindu. Padahal, untuk tiang lainnya semuanya hampir selesai, termasuk pemasangan kabel.

“Dari total kebutuhan 176 tiang, tinggal 7 tiang yang belum terpasang yang lokasinya di lahan hutan lindung BKSDA. Jadi, gara-gara 7 tiang belum dipasang, 169 tiang lainnya yang sudah dipasang dan dipasangi kabel, hingga kini belum bisa dialiri listrik,” katanya.

Lebih jauh M. Sukri menjelaskan, tiang dan kabel yang sudah dipasang, antara lain dari gardu di dekat kantor Desa Citengah sampai lahan hutan BKSDA di atas Kampung Karuhun. Selain itu, dari perbatasan hutan BKSDA dengan perkebunan teh Margawindu sampai ke Kampung Cisoka. Bahkan di Kampung Cisoka, sudah lengkap pemasangan tiang dan kabelnya. Tinggal dialiri listrik saja, lampu di rumah warga dan barang-barang elektronik lainnya sudah bisa menyala.

“Jadi, posisi 7 titik tiang yang belum terpasang di lahan hutan lindung itu, posisinya di tengah antara gardu di dekat kantor Desa Citengah sampai Kampung Cisoka sepanjang 10 km,” tuturnya.

Ia mewakili masyarakat Desa Citengah khususnya Kampung Cisoka, berharap agar izin dari Kemenhut terkait pemasangan tiang listrik di hutan BKSDA segera keluar. Harapan itu, agar warga terpencil di Kampung Cisoka sebanyak 26 KK (kepala keluarga) yang dari dulu sangat mendambakan listrik PLN, segera rumahnya teraliri listrik PLN. “Apalagi, perkebunan teh di daerah Cisoka, sekarang sudah jadi tempat wisata yang banyak pengunjungnya,” kata M. Sukri.(Joe)***