HJS Pembangkit Semangat Teruskan Perjuangan Raja Pajajaran dan Sumedang Larang

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, HJS Pembangkit Semangat Teruskan Perjuangan Raja Pajajaran dan Sumedang Larang.(Ukie/BeritaSumedang.com)

BERITA SUMEDANG – Tanggal 22 April 1578 merupakan tonggak sejarah dalam peringatan Hari Jadi Sumedang (HJS).

Peringatan tersebut, menjadi momentum  dalam mengingatkan akan peristiwa penobatan Prabu Geusan Ulun sebagai Nalendra (raja) Sumedang Larang sebagai transformasi Kerajaan Pajajaran.

Pada saat itu, Mahkota Prabu Siliwangi merupakan kebanggaan warga masyarakat Jawa Barat. Yakni, Mahkota Binokasih Sanghyang Pake yang diberikan kepada Prabu Geusan Ulun.

Baca juga: Pertama Dalam Sejarah Hari Jadi Sumedang Ke-445! Momen Spesial Dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar

Mahkota tersebut, mampu menggelorakan semangat juang dalam mengobarkan kembali panji-panji “Padjadjaran Anyar” di Bumi Sumedang Larang.

Demikian  Bupati Sumedang  Dony Ahmad Munir saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang.

Rapat Paripurna itu, dalam rangka Hari Jadi Sumedang ke- 445 Tahun 2023 di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang, Kamis, 27 April 2023.

“Kiranya kita semua seuweu-siwi Prabu Siliwangi, pelanjut kerajaan Sumedang Larang yang kini menjadi Kabupaten Sumedang dapat mengambil hikmah dan semangat juang dari momentum Hari Jadi Sumedang tersebut,” ucapnya.

Ungkapan Rasa Syukur

Menurut Dony, peringatan HJS merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT,  atas keberkahan yang berlimpah untuk segenap tumpah darah dan tanah air tercinta ini.

Baca juga: Kado istimewa Bagi Hari Jadi Kabupaten Sumedang Ke-445, LPPD Sumedang Raih Peringkat Terbaik Kedua Nasional

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para perintis perjuangan dan pendiri Kabupaten Sumedang atas segala jasa dan pengorbanannya,” ucapnya.

Selanjutnya, Bupati Dony mengatakan Tema Hari Jadi Sumedang Tahun 2023,  yakni “Sumedang Sakti, Surti Babakti Pikeun Sumedang Simpati”.

“Maknanya, bagaimana di tahun terakhir kepemimpinan bupati dan wakil bupati Sumedang periode 2018-2023 ini, jiwa dan raga kita semua terpanggil untuk bahu membahu, rempug jukung sauyunan mewujudkan visi misi kita Sumedang Simpati,” kata Bupati.

Lebih lanjut Dony bersyukur atas berbagai capaian pembangunan di Kabupaten Sumedang. Di antaranya, angka kemiskinan dan angka pengangguran yang menurun.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) yang meningkat signifikan.

“Ada 117 penghargaan, yakni 68 penghargaan tingkat nasional dan 50 penghargaan tingkat provinsi Jawa Barat,”tuturnya.

Menurutnya, itu semua berkat kerja keras, cerdas, dan ikhlas semua, segenap komponen daerah. Termasuk berkat bimbingan gubernur Jabar dan jajarannya.

Bantuan Dan Dukungan Dari Provinsi Jawa Barat

Ia pun  berterima kasih kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil atas  bantuan dan dukungan dari Provinsi Jawa Barat selama ini. Hal itu, dalam mengakselerasi pembangunan di Kabupaten Sumedang.

“Mulai dari Alun-Alun Sumedang, Gedung Creative Center, Command Center, Geo Theater, perbaikan ruas jalan dan jembatan, penataan Kampung Buricak Burinong yang sekarang  bertransformasi menjadi Taman Seribu Cahaya,” ujarnya.

Yang tidak kalah monumental, lanjutnya, yakni Mesjid Al-Kamil Jatigede dan Menara Kujang Sapasang. Kedua bangunan tersebut peresmiannya sebentar lagi oleh Gubernur.

Baca juga: Bupati Sumedang Pastikan Jalan Lingkar Utara Jatigede Selesai Dibangun Tahun Ini

Pembangunannya menjadi destinasi kebanggaan bagi warga Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumedang Irwansyah Putra memberikan piagam penghargaan.

Penghargaan  itu, atas peraihan prestasi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan  Wabup Erwan Setiawan dalam penyelenggaraan pemerintahan.(Ukie)***