BERITA SUMEDANG – Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman melantik Tuti Ruswati sebagai Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang di Gedung Negara Sumedang, Rabu, 4 Oktober 2023.
Tuti Ruswati sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan dilantik menjadi Pj. Sekda menggantikan Herman Suryatman yang saat ini menjadi Pj. Bupati Sumedang.
Menurut Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman, sekda harus menguasai beberapa hal. Pertama, sekda harus tahu tujuan yang akan dicapai.
Baca juga: Pada Pidato Perdananya, Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman Siapkan Tiga Strategi
“Kuasai visi daerah, visi provinsi, dan visi nasional. Sebab, Kabupaten Sumedang bagian Jawa Barat dan NKRI. Jadi harus komprehensif, tidak boleh parsial,” katanya.
Kedua, lanjut Herman, sekda harus tahu dan mampu mengidentifikasi potensi. Harus tahu kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan.
“Kuasai itu karena kalau ingin memenangkan sebuah peperangan harus memahami diri sendiri, kemudian memahami lawan. Kuasai situasi dan kondisi,” ujarnya.
Baca juga: Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman Petik Pelajaran Bermain Angklung dalam Pemerintahan
Herman juga meminta sekda membuat rencana aksi. Secara makro sudah ada dalam koridor RKPD, APBD 2023, APBD perubahan. Berbagai dokumen perencanaan dan penganggaran sudah tersedia.
“Tinggal membuat rencana aksi yang lebih konkret lagi sampai dengan time line– nya. Selanjutnya tinggal eksekusi,” kata Herman.
Lebih jauh Herman menjelaskan, sejatinya tugas sekda yaitu membantu bupati dalam merumuskan kebijakan.
Selain itu, mengoordinasikan pelaksanaan kebijakan serta melakukan monitoring evaluasi terutama terkait dengan birokrasi.
Baca juga: Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman Raih Best Of The Best KIJB
“Pedang yang saya pegang sebelumnya sebagai sekda yakni pedang birokratik reform, saya berikan kepada Penjabat Sekda Tuti Ruswati,” ucapnya.
Ia menuturkan, manfaatkan hal itu dengan sebaik-baiknya dan dengan rasa tanggung jawab agar birokrasi di Sumedang betul-betul menjadi motor penggerak pembangunan dan menjadi teladan. “Yang pada akhirnya, masyarakat nanti akan meneladani,” katanya.
Kemiskinan dan pengangguran
Menanggapi hal itu, Pj Sekda Sumedang Tuti Ruswati mengatakan, tugas sekda merupakan tugas yang tidak mudah, harus mendapat dukungan dari seluruh kepala SKPD beserta jajaran.
Baca juga: Sumedang Takkan Menyiakan Peluang Beroperasi Bandara Kertajati
Termasuk seluruh birokrat di Kabupaten Sumedang serta stakeholders lainnya. Masih banyak “PR” , terutama dalam menurunkan angka kemiskinan yang di tahun ini harus menembus angka 9 dari 10,14.
Kemudian angka pengangguran dari 7 harus mencapai 5 dan laju pertumbuhan ekonomi harus bertahan di angka 5 atau bahkan lebih. “Selanjutnya indeks gini yang saat ini 3,42 bisa turun menjadi 3,2,” kata Tuti.
Menurut dia, hal tersebut takan tercapai dengan cara yang biasa namun harus ada inovasi dan kolaborasi untuk mengakselerasi pencapaian indikator makro tersebut. Selaku aekda mempunyai tiga tugas untuk membantu bupati dalam mencapai kesejahteraan Masyarakat.
Baca juga: Menara Kujang Sapasang, Tandai Lahirnya Wisata Jatigede
“Sekda mempunyai fungsi untuk merumuskan kebijakan, mengoordinasikan seluruh kebijakan, serta memonitoring dan evaluasi,” ujarnya.
Secara teknokratis, sambung dia, pemerintah sudah mempunyai Rencana Pembanguann Daerah (RPD) dan visi yakni Sumedang Beyond Simpati.
Hal itu harus jadi capaian bersama, termasuk dukungan dari seluruh stake holders yang bisa mensukseskan sosialisasi, publikasi, literasi terhadap masyarakat.
Baca juga: Presiden Jokowi: Jalan Tol Cisumdawu Tuntas, BIJB Kertajati Harus Beroperasi Penuh
“Harapannya, masyarakat lebih paham terhadap apa yang telah Pemkab Sumedang jalankan,” katanya. (Aje)***







