BeritaSumedang.com -Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memohon bantuan dan dukungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan untuk mendatangkan investor guna menanamkan modalnya di kawasan industri BUTOM (Buahdua, Ujungjaya dan Tomo).
“Kami memohon bantuan dan dukungan Kemenko Kemaritiman dan Investasi dalam upaya pengembangan potensi lahan industri BUTOM,” ujar Dony Ahmad Munir dalam siaran persnya di Sumedang, Kamis (3/6/2021).
Ia katakan itu saat berkoordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Rabu (2/6/2021) malam.
Menurut dia, di kawasan BUTOM kini tersedia lahan seluas 4.000 hektar. Dengan keberadaan lahan seluas itu, Pemkab Sumedang memohon Menteri Luhut Binsar Pandjaitan untuk membantu mendatangkan investor supaya berinvestasi di kawasan industri tersebut.
“Kalau investor datang, lahannya tersedia dan industrinya sudah berjalan, pastinya akan banyak menciptakan lapangan pekerjaan. Dampak positifnya, bisa menggerakan perekonomian daerah hingga menyejahterakan warga Sumedang,” kata Bupati Dony didampingi Sekda Herman Suryatman dan Kepala Bappppeda Tuti Ruswati.

Dikatakan, selain memohon bantuan mendatangkan investor untuk menanamkan modalnya di kawasan industri BUTOM, sekaligus juga menyampaikan progres pembangunan di Kab. Sumedang sebagai upaya mengakselerasi pengembangan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi, Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Jatigede.
Untuk pembangunan jalan tol, kata dia, wilayah Kab. Sumedang dilintasi jalan tol Cisumdawu sepanjang 62 kilometer atau 90% dari total panjang jalan tol. Pemerintah pusat menargetkan pembangunan fisiknya selesai akhir Desember 2021.
“Untuk percepatan pembangunan jalan tol Cisumdawu ini, kami berkomitmen untuk mengakselerasi pembebasan lahan dan pembangunan kontruksi jalan tol,” ucapnya
Lebih jauh Dony menjelaskan, jika pembangunan jalan tol tuntas, akan mempermudah akses warga dari luar daerah masuk ke Sumedang termasuk ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.
“Kami terus berkomitmen mengakselerasi bahkan memobilisasi birokrasi mulai dari camat sampai kades untuk bersama-sama menjadi bagian solusi dalam percepatan pembangunan jalan tol,” ujarnya.
Ia mengatakan, berkaitan dengan pengembangan KEK pariwisata Jatigede, Kemenko Kemaritiman dan Investasi siap membantu melalui beberapa program.
“Pak Menteri nanti akan membantu pembangunan Sumedang. Bahkan beliau juga akan mendukung pembangunan KEK pariwisata Jatigede. Pak menteri sudah menugaskan deputi untuk mengawal pariwisata di Sumedang. Untuk percepatan jalan tol Cisumdawu, kami diminta mengawal dan mengoordinasikan perkembangan di lapangan ,” ucapnya. (Hadadi)***







