BERITA SUMEDANG – Warga Kecamatan Sukasari Kabupaten Sumedang gempar dengan penemuan mayat bayi perempuan yang mengambang di saluran irigasi.
Lokasi kejadiannya di Kampung Nyalindung, RT 001/ RW 002, Desa Mekarsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Rabu, 18 Januari 2023 sekitar pukul 7.00.
Baca juga: Gara-gara Warisan, Seorang Anak Tega Aniaya Ayah Kandungnya Hingga Tewas Di Majalengka
Jasad bayi itu, pertama kali ditemukan warga setempat, Lusiana (40) dengan posisi mengambang di saluran irigasi depan rumahnya.
Kondisi jenazah bayi tersebut, tanpa busana dengan ari-ari terputus. Selain itu, kondisi badannya sudah membiru dan membengkak.
Baca juga: Maraknya Kenakalan Remaja, Pemkab Sumedang Gelar Kewaspadaan Dini
Polisi menduga kuat orang tua kandungnya yang membuang bayi tersebut
Berbekal laporan masyarakat, sejumlah anggota Polsek Sukasari langsung ke lokasi mengamankan TKP (tempat kejadian perkara).
Sekaligus juga mengevakuasi mayat bayi. Bidan Puskesmas serta perangkat Desa Mekarsari turut membantu polisi.
Baca juga: Jelang Nataru, Ribuan Liter Miras Dimusnahkan.
Dengan penemuan jasad bayi itu, Polsek Sukasari akan menindaklanjutinya dengan melakukan penyelidikan.
Penyelidikan itu, terutama untuk menangkap tersangka yang tega membuang bayi perempuan tersebut.
“Kasus penemuan bayi ini, masih dalam proses penyelidikan. Kami masih mencari tahu siapa pelaku pembuang bayi tersebut?” kata Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan melalui Kapolsek Sukasari Iptu Joko Dwiharyono di lokasi kejadian.
Mirip boneka
Menurut dia, kronologis kejadiannya, ketika Lusiana sedang menyapu halaman sekira pukul 7.00, ia melihat sebuah benda yang mirip boneka di saluran irigasi depan rumahnya.
Setelah mendekat, ternyata benda yang mirip boneka itu sesosok bayi perempuan yang sudah tak bernyawa.
Baca juga: 5 Cara Mengatasi Demam Bayi Di Rumah, Ini Caranya..
Joko mengatakan, setelah mengevakuasi jenazah bayi perempuan itu, polisi selanjutnya akan melakukan outopsi ke Rumah Sakit Sartika Asih Bandung.
Upaya outopsi itu, guna memastikan penyebab kematian bayi perempuan tersebut.
“Mayat bayi perempuan ini akan kami kirimkan ke RS Sartika Asih Bandung untuk autopsi guna mengetahui penyebab kematiannya,” ujarnya. (Aje)***







