BERITA SUMEDANG – Guna menciptakan kondisi aman dan tertib menjelang perayaan Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, Polres Sumedang menggelar Operasi Cipta Kondisi selama tiga bulan.
Hasilnya, Polres Sumedang berhasil menyita ribuan liter minuman keras (miras) dalam kemasan botol dan jerigen.
Pemusnahan seluruh minuman keras sitaan sebanyak 2.414 liter berbagai merek dan 43 liter tuak dengan cara digilas alat berat.
Baca juga: Mau Coba Jalan Tol Cisumdawu dari Pamulihan sampai Cimalaka? Ayo Sekarang Mumpung Gratis!
Pemusnahannya usai acara Gelar Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2022 Polres Sumedang di halaman Mapolres Sumedang, Kamis, 22 Desember 2022 pagi.
Secara simbolis, mengawali pemusnahan miras dengan pemecahan botol minuman keras oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir lalu Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan.
Selanjutnya, Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti, Kajari Sumedang I Wayan Eka Widyara serta tamu undangan penting lainnya.
Baca juga: Polres Sumedang Potong Sapi untuk Duafa
Cegah tindak kriminal
Kapolres Sumedang AKBP Indra Setiawan menjelaskan, Operasi Cipta Kondisi itu dalam rangka pengamanan Hari Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
“Kegiatannya, berupa razia minuman keras untuk mencegah terjadinya tindak kriminal dan tindakan yang meresahkan warga lainnya,” tuturnya.
Ia berharap langkah tersebut dapat mengantisipasi penyalahgunaan minuman keras saat perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023
Baca juga: Waspada lah, Minuman Keras Sumber Kejahatan! Ribuan Botol Minuman Keras Dimusnahkan Jelang Ramadan
Pasalnya, masalah ketertiban, keamanan dan kenyamanan di lingkungan masyarakat, bermula dari minuman keras. Oleh karena itu, Polres Sumedang melakukan razia selama tiga bulan.
Hasilnya, dapat merazia sekira lima ribu liter miras, berupa ciu, minuman tradisional maupun yang sudah pabrikan.
“Mudah-mudahan perayaan Natal dan Tahun Baru nanti berjalan aman, lancar dan kondusif,” ujar Indra. (Aje)***







