Hore! Bupati Sumedang Bantu Jalan Tol Cisumdawu Seksi 2 dan 3 Bisa Dipakai Arus Mudik Lebaran

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir akan membantu ruas jalan tol Cisumdawu seksi 2 (Pamulihan-Sumedang) bisa dipakai arus mudik lebaran 1443 H. Bahkan bupati akan berupaya agar ruas jalan tol Cisumdawu bisa dipakai arus mudik sampai seksi 3 (Sumedang-Cimalaka) pada Rakor Forkopimda Kabupaten Sumedang Rabu 13 April 2022 malam.(Hadadi/BeritaSumedang.com)

BERITA SUMEDANG – Meski kabar sebelumnya ruas jalan tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) seksi 2 (Pamulihan-Sumedang) tidak bisa dipakai arus mudik lebaran 1443 H/2022 M, tapi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir akan membantu agar ruas jalan tol Cisumdawu seksi 2 bisa dipakai arus mudik.

Bahkan bupati juga  akan berupaya agar  ruas jalan tol Cisumdawu bisa dipakai arus mudik sampai seksi 3 (Sumedang-Cimalaka).

Adapun alasan sebelumnya jalan tol Cisumdawu seksi 2 tak bisa dipakai arus mudik, karena ruas jalan tol Cisumdawu di daerah di Dusun Lemahneundeut, Desa Sirna Mulya, Kec. Sumedang Utara, rawan longsor dan pergerakan tanah. Pasalnya, kondisi tanah di daerah itu labil.

“Jika terjadi kepadatan jalur Sumedang-Cirebon, rencananya kami akan membuka ruas tol Cisumdawu seksi 2 dan 3. Namun, diutamakan seksi 2 (Pamulihan-Sumedang) terlebih dahulu. Jika ternyata masih terjadi kepadatan, baru seksi 3 Sumedang -Cimalaka akan dibuka,” tutur Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan.

Ia katakan itu, saat Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda terkait kesiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Rabu 14 April 2022 malam.

Ia menuturkan, ketika arus mudik, pengaturan satu arah akan diberlakukan dari Pamulihan ke Sumedang kota. Hal yang sama ketika arus balik, dari Sumedang kota ke Pamulihan.

“Ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I dan ketika tidak terjadi hujan,” ujarnya.

Menurut Dony, selama dua tahun terakhir ini, pemerintah meniadakan kebijakan mudik karena pandemi Covid-19. Baru tahun ini, kebijakan mudik diperbolehlan kembali.

Menghadapi kondisi itu, lanjutnya, Pemkab Sumedang harus melakukan persiapan secara matang. Sebab, diperkirakan masyarakat yang akan mudik akan membludak, baik itu yang datang ke Sumedang maupun yang melewati Sumedang.

“Intinya kami menginginkan para pemudik bisa mendapatkan pelayanan yang prima dari Pemkab Sumedang,” ucapnya.

Oleh karena itu, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik, disiapkan 12 pos pelayanan dan pengamanan yang melibatkan unsur TNI, Polri, Pemkab Sumedang dan kelompok masyarakat selama arus mudik dan balik.

“Biasanya menjelang lebaran aktivitas warga meningkat, jadi kami antisipasi untuk menekan angka kriminalitas,” kata Dony. (Hadadi)***