BERITA SUMEDANG – Sungguh mencengangkan! Sebuah keputusan yang mengejutkan! Orang nomor satu di Kabupaten Sumedang bahkan sebagai kader sekaligus politisi senior di Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kini harus melepaskan baju hijau kebesaran partai berlambang Kabah yang sudah dipakainya sejak lama.
Betapa tidak, Dony meniti karir di dunia politik menggunakan perahu PPP hingga sukses menjadi Anggota DPRD Kab. Sumedang (1999-2009), Anggota DPRD Provinsi Jabar (2009-2014), DPR RI (2014-2018) hingga menduduki jabatan terakhir di PPP sebagai Ketua DPP PPP. Bahkan melalui partai berlambang Kabah itu pula, sukses menghantarkan Dony menjadi bupati Sumedang dua periode (2018-2023 dan 2023-2028).
Keputusan yang mencengangkan dan mengagetkan khususnya khalayak Sumedang itu, ketika Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memutuskan untuk pindah partai ke Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya).
Baca juga Progres Setahun Masa Kepemimpinan, Dony Ahmad Munir Tegaskan Visi Sumedang Simpati
Dony resmi pindah haluan ke Partai Gerindra, ketika ia mendeklarasikannya langsung dihadapan kader Gerindra dan ribuan masyarakat ketika acara “Gelar Ekosistem Budaya Kasumedangan ‘Ngajajap Rasa,Panghiap Ratu” di Alun-alun Sumedang, Jumat malam, 13 Februari 2026.
Deklarasi itu, didahului dengan prosesi penyerahan KTA (Kartu Tanda Anggota) Partai Gerindra yang diserahkan langung oleh Sekjen Partai Gerindra Sugiono di Gedung Negara.
Bergabung dengan Gerindra
Dalam pidatonya yang disaksikan langsung oleh Sugiono, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) dan kader Partai Gerindra Maruarar Sirait, Dony dengan suara lantang resmi menyatakan bergabung dengan Partai Gerindra yang dipimpin Prabowo Subianto.
Baca juga: Berbagai Penampilan Memukau Bupati Dony di Ekosistem Budaya Kasumedangan
“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, saya bertawakal kepada Allah SWT. Saya Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang, menyatakan bergabung dengan Partai Gerindra,” ujar Dony disambut riuhnya tepuk tangan para kader Gerindra dan ribuan masyarakat yang menyaksikan langsung deklarasi tersebut.
Dalam pidatonya, Dony menjelaskan beberapa pertimbangan yang menjadi landasannya mengambil keputusan tersebut. “Kepindahan saya ke Partai Gerindra sudah dipertimbangkan secara matang dengan penuh kesadaran dan tanggungjawab,” ucapnya
Sosok Presiden Prabowo
Ia menyebutkan, pertimbangan pertama, dirinya melihat sosok Presiden Prabowo Subianto yang juga Ketum Partai Gerindra, seorang tokoh pemimpin yang visioner, berpikiran jauh ke depan, progresif dan memiliki komitmen yang kuat serta kesungguhan hati dalam membangun negara tercinta.“Beliau, seorang pekerja keras dan penuh ketegasan,” katanya.
Pertimbangan kedua, lanjut Dony, dirinya pindah ke Partai Gerindra, sebagai partai yang punya komitmen yang kuat terhadap nasionalisme, kemandirian bangsa dan ekonomi kerakyatan.
“Saya melihat Asta Cita-nya dan berbagai program strategisnya, menjadi arah kongkret dalam membangun negara kita. Membangun Indonesia dari bawah, dari desa, perluasan kesempatan kerja, ketahanan pangan, ada MBG, sekolah rakyat dan 3 juta rumah untuk rakyat serta memberikan perhatian kepada kita semua “ ujarnya.
Lebih jauh Dony mengungkapkan, ketiga, selama ini dirinya bersahabat dengan Maruarar Sirait (Bang Ara) dan KDM (Kang Dedi Mulyadi), bahkan sering berdiskusi tentang bangsa, kemajuan negara dan daerah.
“Diskusinya cukup panjang. Diskusi ini menginspirasi saya. Lebih dari satu tahun saya mempertimbanglan keputusan saya ini,” tuturnya.
Baca juga: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Targetkan Tahun 2027, Semua Jalan Kabupaten Mantap dan Keren
Pertimbangan keempat sambung dia, dirinya mengambil keputusan itu, untuk memperluas ruang ikhtiarnya dalam mengabdikan diri untuk Kabupaten Sumedang. Untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Sumedang. “Saya yakin, dengan banyak berkolaborasi dan bersinergi, bisa membawa manfaat untuk Sumedang yang saya cintai,” ujar Dony.
Kemajuan Sumedang
Setelah menyampaikan berbagai pertimbangam itu ia memohon izin, doa dan dukungan kepada semuanya atas keputusan tersebut, yang tak lain untuk kemajuan Sumedang.
“Insya Allah, atas kemaslahatan warga Sumedang, untuk memberikan.manfaat dan kesejahteraan warga Sumedang. Guna membangun Sumedang, butuh sinergi yang kuat antara pusat dengan daerah. Butuh kerjasama dan kekompakan,” katanya.
Baca juga: Pemberdayaan Buruh Tani Miskin Jadi Fokus Seratus Hari Kerja Dony-Fajar
Di akhir pidatonya Dony mengatakan, bersama Maruarar Sirait, KDM dan para kader Gerindra, mengajak untuk memenangkan Partai Gerindra di Sumedang. “Mari bersama, menjadikan Bapak Prabowo.Subianto menjadi Presiden RI kembali,” kata Dony dengan nada berapi-api seraya mengepalkan tangan kanannya.
***







