Keutamaan Lailatul Qadar dan Maknanya

Ilustrasi : Keutamaan Lailatul Qadar dan Maknanya Dalam Al-Qur'an.( pixabay )

BERITA SUMEDANG – Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan merupakan hari-hari istimewa yang diharapkan umat muslim. Dimana, pada setiap malamnya dinantikan kedatangan malam Lailatul Qadar.

Satu malam yang mulia terjadi pada bulan Ramadhan, seperti dikatakan dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman yang artinya ,” Malam Kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan,” (QS. Al-qadr : 3).

Dalam sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, Rasulullah Muhammad SAW telah mengisyaratkan akan kedatangan malam Lailatul Qadar.

فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ وَالْتَمِسُوهَا فِي كُلِّ وِتْرٍ

Artinya: Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, carilah pada malam-malam ganjil.
(HR. Bukhari)

Pada sepuluh hari terakhir tersebut, diharapkan dapat memperbanyak ibadah, salah satunya memperbanyak shalat.

Seperti di dalam hadist, Rasulullah menerangkan pahala bagi seseorang yang mendirikan Shalat pada malam Lailatul Qadar.

نْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: Barangsiapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
(HR. Bukhari)

Dikutip beritasumedang.com dari laman pikiran rakyat.com, Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani menyatakan bahwa hikmah dirahasiakannya malam Lailatul Qadar adalah untuk memotivasi umat Islam agar bisa bersungguh-sungguh beribadah pada sepertiga akhir bulan Ramadhan.

“Berbeda apabila ditetapkan pada satu malam tertentu, orang-orang akan beribadah dengan sungguh-sungguh pada malam itu saja,” tulis Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Baari.

Demikianlah, makna yang bisa dipetik dari keutamaan malam Lailatul Qadar. Malam yang penuh kemuliaan agar mampu mendapatkannya dengan memperbanyak ibadah yang bersungguh-sungguh berharap maghfirah, atas rahmat Allah SWT, Aamiin YRA. (Ukie)***

Sumber : dari berbagai sumber