MENJADI Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, S.IP, M.Si. (38) tahu betul pentingnya menjaga kesehatan dan stamina agar badan tetap fit and fresh.
Apalagi dalam dua tahun ke depan, jadwal dan proses tahapan Pemilu 2024, dari hari ke hari semakin padat.
Apalagi model hajat demokrasi kali ini, Pemilu serentak. Dari mulai Pileg, Pilpres, Pilgub hingga Pilkada kabupaten/ kota, semuanya serentak dalam satu tahun yang sama.
Sudah barang tentu, Ogi harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk menjaga kesehatan dan kebugarannya.
Baca juga: Siapakah Wan Sehan? Sosok Ulama min Auliyaillah yang Jadzab, Ini Kisahnya!
Upaya itu untuk mengimbangi kesibukan pekerjaan yang terus menumpuk, seiring semakin padatnya tahapan- tahapan Pemilu.
“Memang betul, di tengah kesibukan, saya harus tetap tampil fresh,” ujar Ogi di ruang kerjanya, baru-baru ini.
Olah raga dan vitamin
Supaya badan tetap fit, kata dia, setiap hari ia rutin berolah raga lari treadmill selama 30 menit. Selain itu, seminggu sekali bersepeda. Plus asupan vitamin setiap hari.
“Kalau kurang olah raga dan minum vitamin, badan jadi nggak enak. Artinya, saya harus terus menjaga kesehatan. Hasilnya, pak bupati Sumedang saja sempat bilang, pak Ogi selalu terlihat fresh,” ujar pria asli Sumedang kelahiran Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung.
Tak hanya itu saja, jebolan S1 Ilmu Pemerintahan FISIP Unpad lulusan 2009 dan S2 Kajian Stratejik Ketahanan Nasional Universitas Indonesia lulusan 2015 tersebut, sudah membiasakan diri rutin minum air putih yang tak dingin.
“Saya jarang bahkan kehitung jari minum air berwarna. Alhamdulillah, hasilnya badan terasa enak,” katanya.
Berbeda sewaktu Pemilu tahun 2019, Ogi mengaku belum ngeh pentingnya berolah raga rutin.
Padahal waktunya diporsir untuk bekerja. Wal hasil, badan sering capek dan gampang lelah.
“Dari sana lah, saya mulai termotivasi untuk menjaga stamina tubuh agar tetap fit dengan berolah raga rutin,” katanya.
Bahkan saat masih jadi mahasiswa, kata Ogi, ia tidak terlalu peduli dengan pola makan yang sehat. Gorengan atau jeroan berlemak tinggi, menjadi menu favorit kala itu.
Baca juga: Milyader Saudi, Sulaiman Al-Rajhi Lebih Memilih Hidup Miskin, Ini kisahnya
“Cuma saat saya ikut tes seleksi menjadi Dewan Pengawas di PD Pasar, dokter bilang, kondisi tubuh saya bagus untuk usia 60 tahun. Saya kaget, padahal usia saya masih muda. Dari sana lah trigger (pemicu)-nya,” ucap Ogi.
Politik
Sejak saat itu lah sekitar tahun 2014 -an, ia mulai menjalani pola makan yang sehat. “Saya stop makan gorengan, apalagi jeroan. Sampai sekarang saya konsisten, tidak tergoda, ” ucap suami Nyimas Anisa yang sangat menggandrungi politik.
Bicara politik, dari sejak SMP Ogi sudah menyukai politik. Ia tertarik dengan kepiawaian seorang politikus ketika berbicara. Sampai-sampai, saat itu dirinya bercita-cita ingin kuliah di FISIP.
Ia bersyukur cita-citanya tergapai di bangku perkuliahan FISIP Unpad.
Meniti karir di dunia politik, lanjut mantan aktivis di HMI tahun 2004-2005 tersebut, ia sempat menjadi surveyor riset dan pemantau tentang Pemilu dan Parpol. Ketertarikan pada kajian tentang Pemilu dan Parpol berlanjut saat kuliah S2.
Baca juga: Kebahagiaan hakiki bagi Sulaiman Al-Rajhi
Ogi juga sempat menjadi tenaga pendamping Anggota KPU Jabar tahun 2018-2019 sampai dirinya terpilih menjadi Ketua KPU Kab. Sumedang.
“Jadi, kalau bicara sibuk saya sudah terbiasa dengan kesibukan. Namun, dengan usia yang terus bertambah, saya imbangi kesibukan dengan berolahraga,” tutur pehobi bersepeda dan nonton itu. (Adang Jukardi)***







