
BERITA SUMEDANG – Ratusan pengemudi ojek online (Ojol) menghadiri aktivasi akun Gojek baru bagi para ojek pangkalan yang diinisiasi RPS Road Point Sumedang di Pondok Pesantren Modern An-Nur Sumedang, Rabu, 6 Juli 2022.
Ketua panitia kegiatan Saeful Jafar mengatakan, acara tersebut diadakan sebagai ajang silaturahmi pengemudi Gojek di Sumedang yang selama pandemi Covid-19, sedikit terganggu.
“Dengan kesempatan silaturahmi ini, saya berterima kasih kepada Gojek yang telah memberikan peluang bekerja untuk warga Sumedang. Alhamdulillah, Gojek telah memberikan kepercayaan kepada saya selaku pengurus dengan memberikan program ‘Pangkalan’, ” ucapnya.
Menurut Saeful, melalui program tersebut, para pengemudi ojek pangkalan di Kabupaten Sumedang mendapatkan kesempatan sebagaimana Ojol sehingga turut menjaga kondusivitas di Kabupaten Sumedang.
“Alhamdulilah selama ini tidak ada gesekan di Kabupaten Sumedang, antara Ojol dan Ojek Pangkalan. Saya sebagai pengurus sudah menjamin untuk kondusivitasnya. Jadi kita membantu juga masalah ini,” ujar Saeful.

Sementara itu, perwakilan dari Gojek Ruli mengatakan, mengutip kata-kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil, bahwa era digital sebuah keniscayaan dan harus siap menyambutnya, termasuk dalam sektor transportasi.
“Digitalisasi saat ini telah masuk ke segala sendi kehidupan. Inisiatif dari komunitas RPS mengajak teman-teman dari ojek pangkalan untuk ikut ke acara edukasi dan aktifasi. Tentunya bisa membantu peningkatan ekonomi teman-teman sekalian dan Gojek siap bekerja sama,” ucapnya
Dengan bergabungnya ojek pangkalan ke dalam platform digital, lanjut dia, tentunya dapat meningkatkan tarap hidup yang pada akhirnya dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten Sumedang. “Semoga yang kita ikhtiarkan dapat membawa manfaat kepada warga masyarakat Kabupaten Sumedang,” ucapnya.
Dalam sambutannya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, berbagai perubahan dalam sendi kehidupan, termasuk dalam kebutuhan transportasi dari manual ke digital harus bisa diikuti dengan arif.
“Tentunya kita pun harus berubah dengan menyesuaikan diri. Kalau tidak bisa beradaptasi, akan hilang dari peredaran. Oleh karena itu, harus melakukan transformasi dari manual ke digital, menyesuaikan dengan kondisi jaman yang ada,” katanya.
Dony mengapresiasi langkah RPS Road Point bersama Gojek yang dinilai sudah tepat dengan merangkul ojek pangkalan untuk beralih ke online dengan diberi aplikasi dan edukasi lebih dalam.
“Apa yang dilakukan dengan mengarahkan para ojek pangkalan menggunakan aplikasi online sudah tepat. Ditambah yang lain yang minat menjadi driver Gojek. Jadi semuanya terwadahi,” ucapnya.
Menurut dia, dengan cara mengubah ojek pangkalan (Opang) ke Ojol, tentunya akan semakin mengharmoniskan para pelaku jasa transportasi di Kabupaten Sumedang.
“Jadi saya berharap dengan acara ini ada silaturahmi, komunikasi, interaksi dan akan semakin harmonis. Harus kompak semuanya. Dengan silaturahmi akan memperkuat ikatan diantara kita saling membantu, menjaga dan berbagi” ujarnya
Bupati Dony meminta agar para pengemudi Gojek nanti di kabupaten Sumedang ada pembeda dengan para pengemudi Gojek di Kabupaten lain.
“Harus ada pembeda dengan daerah lain. Pembedanya someah ka semah, hade ka pelanggan, menampilkan wajah berseri-seri, tegur sapa dan salam,” ucapnya.
Ia menambahkan, dirinya mengapresiasi jajaran Gojek yang hadir memberikan pelayanan bagi warga Sumedang.
“Masyarakat sekarang ingin cepat mudah dan murah. Kalau mudah dan cepat, ekonomi akan bergerak dan akhirnya akan mensejahterakan masyarakat. Jadi rekan-rekan telah menjadi bagian yang menentukan bergeraknya ekonomi di Sumedang,” tutur Dony. (Aje)***







