Tinggal Dua Korban Lagi Belum Ditemukan

Tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian korban yang tertimbun longsor di Dusun Bojong Kondang, Ds. Cihanjuang, Kec. Cimanggung, Senin (18/1/2021)" (Hadadi/"BeritaSumedang.com)***

SUMEDANG – Hingga hari ke-10 pencarian korban longsor Cimanggung Senin (18/1/2021), tinggal 2 jasad korban lagi yang masih belum ditemukan.
Dua korban tersebut, dari 40 korban yang hilang tertimbun longsor Cimanggung di Dusun Bojong Kondang, Ds. Cihanjuang, Kec. Cimanggung sejak Sabtu (9/1/2021) lalu.

Tim pencarian korban dari Basarnas dan tim SAR gabungan dari TNI, Polri dan relawan, hingga kini terus berjibaku melakukan pencarian 2 jasad korban yang masih belum ditemukan.

Menurut Kabag Humas dan Protokol Setda Kab. Sumedang Asep Taufiq, berdasarkan perkembangan proses pencarian dan penyelamatan korban, disyukuri pada pencarian korban hari ke- 10 ini, tim SAR gabungan berhasil menemukan kembali 6 jasad korban yang tertimbun longsor. Dengan tambahan keenam jasad korban itu, sehingga jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 38 orang.

“Jadi hingga pukul 18.00 ini, tinggal 2 jasad korban lagi yang masih dalam pencarian tim SAR gabungan,” katanya di Posko Darurat Bencana Longsor Cimanggung di SMAN Cimanggung, Senin (18/1/2021).

Ia menyebutkan, keenam jasad korban yang berhasil ditemukan Senin (18/1/2021), antara lain Abraham Sihombing (8), Roida M. Tampubolon (60), Dniel Alvaro Pasaribu (5) dan Boston Fanbel Pasaribu (1). Semuanya warga Desa Cihanjuang.

“Dua jasad korban lagi berjenis kelamin perempuan, hingga kini masih dalam proses identifikasi oleh DVI Polda Jabar,” kata Asep.

Ia menjelaskan, tim SAR gabungan, hingga kini terus melanjutkan pencarian dengan membagi menjadi 4 sektor. Keempat sektor pencarian, antara lain sektor 1 di sekitar rumah hajatan dan lapangan voli. Sektor 2 di gedung TK, sektor 3 di sekitar belakang Masjid An-Nur dan sektor 4 di sekitar rumah terdampak longsoran pertama.

“Untuk data luka 25 orang, masing-masing luka berat 3 orang dan luka ringan 22 orang,” tuturnya.

Wabup Cek Gudang Logistik

Di tempat terpisah, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan meninjau salah satu gudang logistik di Aula Kantor Kecamatan Cimanggung.

Ia mengatakan, setiap bantuan yang masuk, baik itu berupa uang, logistik, makanan pokok atau yang lainnya, harus didata atau dicatat terlebih dahulu. “Semua barang yang masuk kita catat agar siap diaudit nanti di akhir. Makanya kami libatkan juga Inspektorat. Saya mengucapkan terima kasih kepada yang memberikan bantuan, baik itu lembaga, perorangan, ormas dan yang lainnya,” ujarnya.

Selain itu juga, kata dia, Pemkab Sumedang pun mendata setiap titik pengungsian untuk memastikan kebutuhan apa saja yang dibutuhkan para pengungsi.
“Untuk gudang logistik ada 3 titik, yakni di Posko Utama SMAN 1 Cimanggung, di kantor kecamatan dan di perumahan SBG,” tutur Erwan.

Ia berharap, bencana longsor di Kec. Cimanggung tidak berkelanjutan dan semua korban segera bisa dievakuasi. (Hadadi)***