BERITA SUMEDANG – Selama ini masyarakat terutama warga Sumedang, umumnya hanya tahu raja-raja Sumedang Larang terbatas pada Prabu Guru Aji Putih, Prabu Tadjimalela, Prabu Gajah Agung dan Prabu Geusan Ulun. Padahal, ada beberapa raja lainnya yang memimpin Kerajaan Sumedang Larang.
Dikutip dari buku berjudul “Selayang Pandang Kabupaten Sumedang” yang diterbitkan Bagian Humas dan Protokol (Humpro) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumedang, cikal bakal berdirinya Kerajaan Sumedang Larang berdasarkan historiografi tradisional, berawal dari Kerajaan Tembong Agung yang didirikan Prabu Guru Aji Putih di Citembong Girang Kec. Ganeas tahun 678 M.
Kerajaan Tembong Agung, kemudian pindah ke Kampung Muhara, Desa Leuwi Hideung, Kecamatan Darmaraja.
Prabu Guru Aji Putih mempunyai putra, bernama Prabu Tadjimalela (Batara Tuntang Buana). Prabu Tajimalela lah yang menjadi raja pertama Karajaan Sumedang Larang. Prabu Tadjimalela memimpin kerajaannya tahun 721-778 M di Tembong Agung Darmaraja bekas kerajaan Prabu Guru Aji Putih.
Berikut daftar nama-nama raja Sumedang Larang selengkapnya :
1. Prabu Guru Aji Putih (Raja Tembong Agung), 696 -721 M
2. Prabu Tajimalela (Batara Tuntang Buana), 721-778 M
3. Prabu Lembu Agung (Jayabrata), 778 – 893 M
4. Prabu Gajah Agung (Atmabrata), 893 – 998 M
5. Prabu Pagulingan (Jagabaya), 998 – 1.114 M
6.Sunan Guling (Mertalaya), 1.114 – 1.237 M
7. Sunan Tuakan (Tirtakusuma), 1.237 – 1.462 M
8. Nyi Mas Ratu Patuakan (Sintawati), 1.462 – 1.530 M
9. Ratu Inten Dewata Pucuk Umun (Satyasih), 1.530 – 1.578 M
10. Prabu Geusan Ulun (Pangeran Koesoemahdinata II), 1.578 – 1.601 M. (Joe) ***







