Pemda Sumedang Kembali Lepas Peserta Magang dan Tenaga Kerja Spesifik Ke Luar Negeri

Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir, melepas peserta magang dan Specific Skill Worker (SSW) Tahun 2022, di Aula Tampomas Setda, Kamis, 22 September 2022. (Ukie/BeritaSumedang.com)

BERITA SUMEDANG – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir melepas peserta magang dan Specific Skill Worker (SSW) Tahun 2022, di Aula Tampomas Setda, Kamis, 22 September 2022.

Peserta magang tersebut, akan berangkat menuju negara Australia dan Jepang. Dan, merupakan pelepasan peserta magang untuk kedua kalinya.

Sebelumnya, Pemerintah Daerah Sumedang telah memberangkatkan 25 orang peserta magang.

Baca juga: Rapat Koordinasi APKASI Bersama Kementerian PAN RB Membahas Pendataan Tenaga Non-ASN di Daerah

Dan, ketika pelepasannya di Gedung Negara, pada tanggal 4 April 2022, yang lalu.

Pada kesempatan itu, bupati mengatakan, para calon tenaga kerja yang akan berangkat ke luar negeri sudah terlatih selama enam bulan sampai satu tahun dan pemberangkatannya secara legal.

“Semua yang berangkat sekarang sudah terlatih dan legal pemberangkatannya. Selain itu, di negara tujuan nanti sudah ada jenis pekerjaannya,” ucap Bupati.

Lebih lanjut, bupati menerangkan bahwa para tenaga kerja yang berangkat sudah memiliki keahlian menurut kebutuhannya.

“Yang berangkat sekarang ada yang di bidang pertanian, chef, pengolahan makanan, operator mesin dan lainnya. Saat ini akan berangkat 50 orang, dan tahun ini sudah sekitar 100 orang lebih yang berangkat,” terangnya.

Baca juga: PT WKI Gandeng PT Kampung Makmur Dalam Pembangunan PLTA Wado

Selain itu, bupati mengungkapkan mengenai salah satu jenis pelatihan bagi para tenaga kerja.

Program Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang

Salah satunya, melalui program Pemda Sumedang bekerja sama dengan beberapa Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK).

“Pelatihan calon tenaga kerja ada yang melalui program Pemda, salah satunya program pemagangan ke Jepang. Jadi Pemda yang membiayai untuk pelatihannya bekerja sama dengan beberapa LPK. Ada juga yang mandiri melalui SSW,” terangnya.

Kemudian, bupati menjelaskan dengan cara seperti itu, peran pemerintah, masyarakat dan LPK akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Sumedang melalui pengiriman tenaga kerja legal.

“Dengan cara seperti ini, tentunya akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Sumedang karena pengangguran berkurang, pendapatan  masyarakat meningkat, dan devisa bagi negara bertambah,” jelasnya.

Menurutnya, program tersebut akan terus berlanjut di Sumedang karena benar-benar terasa manfaatnya.

“Program ini akan berlanjut karena ini konkret menciptakan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran, dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” ucap Bupati.

Juga, bupati mengungkapkan program tersebut sangat komprehensif karena pelatihannya melalui program Pemda dan pemberangkatan serta yang lainnya bekerja sama dengan Bank Sumedang.

“Ini nanti pencicilannya setelah mendapat gaji dari sana. Jadi ini programnya sangat komprehensif. Saya sudah mendapat informasi bahwa mereka yang sudah berangkat perbulan bisa mengirim puluhan juta rupiah untuk keluarganya di sini,” ungkapnya.

Disnakertrans Monitor Tenaga Kerja di Luar Negeri

Selain itu juga, bupati menuturkan, Pemda Sumedang akan terus memonitor para tenaga kerja yang berada di luar negeri melalui Disnakertrans.

“Kami akan terus memonitor para pekerja Sumedang yang bekerja di luar negeri. Setidaknya ada laporan rutin bagaimana pekerja kita yang berada di luar negeri sehingga perlindungan negara jelas. Di luar itupun mereka berkomunikasi dengan dinas kami dan dengan LPK yang melatih mereka dan memfasilitasi keberangkatannya,” tuturnya

Sementara itu, Jaka sebagai salah satu calon tenaga kerja yang keterima di salah satu perusahaan kapal pesiar mengatakan, untuk dapat pergi ke luar negeri dirinya telah mengikuti pelatihan dan pendidikan.

“Kita sekolah perhotelan dulu. Setelah itu ada pemagangan. Pelatihannya seperti kita bekerja di hotel pada umumnya, di sana kita dibina sedikit demi sedikit sampai akhirnya bisa,” terangnya.

 

Baca juga; Heboh, Bupati Purwakarta Gugat Cerai Dedi Mulyadi

Ia mengaku termotivasi oleh salah satu keluarganya  yang juga bekerja di luar negeri.

“Saya di arahkan untuk join di sekolah perhotelan, setelah memiliki skill dan pengalaman yang cukup akhirnya saya melamar ke salah satu perusahaan kapal pesiar di Jerman. Ahamdulillah saya keterima dan bulan Desember ini Insyallah akan berangkat,” tuturnya.

Jaka juga mengucapkan terima kasih kepada Pemda Sumedang yang telah membantu memfasilitasi dirinya untuk berangkat menjadi tenaga kerja ke luar negeri.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Disnakertrans Sumedang karena sudah memfasilitasi dan mempertemukan kami dengan Pak Bupati untuk melepas keberangkatan,” katanya. (Ukie)***