BERITA SUMEDANG – Ketua Umum Sekolah Perempuan Gapai Impian dan Cita-Cita (Sekoper Cinta) Atalia Praratya mengapresiasi capaian digitalisasi Pemerintah Kabupaten Sumedang karena mampu menghadirkan kebaikan bagi masyarakat.
Apresiasi tersebut ia sampaikan selepas acara Traning of Trainer (ToT) Alumni Sekoper Cinta di Gedung Negara Sumedang, Sabtu, 11 Februari 2023.
“Hari ini saya hadir di Sumedang untuk mendorong pengembangan literasi digital bisa sampai ke pelosok Sumedang. Saya apresiasi Pemkab Sumedang yang sangat luar biasa. Digitalisasinya mampu menghadirkan kebaikan bagi masyarakat,” ujar tokoh yang sering disebut Ibu Cinta.
Selain mendorong pengembangan literasi digital, kata dia, perempuan khususnya yang berada di jejaring Sekoper Cinta harus memiliki pengetahuan. Nantinya, mereka menyebarkannya kepada masyarakat sekitar.
Baca juga: Keren, Bunda PAUD Sumedang Raih Penghargaan dari Mendikbudristek
“Ada juga aplikasi Wa Kepo. Aplikasi ini penting sekali bagi masyarakat untuk mengaksesnya,” tuturnya.
Lebih lanjut Atalia berharap ke depan literasi digital Sekoper Cinta bisa menginspirasi kabupaten kota lainnya. Para perempuan di seluruh Jawa Barat, khususnya Sumedang harus mampu mengakselerasi literasi digital tersebut.
“Sehingga mereka paham bahwa teknologi ini ada, untuk membantu kehidupan mereka menjadi lebih baik,” katanya.
Menurutnya, pembelajaran Sekoper Cinta dengan digitalisasinya memberikan dampak positif dan menjadi solusi dalam membantu mengakselerasi capaian pembangunan.
Baca juga: Meski Sempat Tinggi, Pernikahan Dini di Sumedang Tahun 2022 Turun
“Saya mendapat informasi dari pak bupati angka kemiskinan turun cukup signifikan. IPM juga baik. Saya kira patut kita apresiasi bersama-sama,” tuturnya.
Terkait kurangnya pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang teknologi digital, Atalia menuturkan, yang paling penting adalah masyarakat harus mampu masuk ke era tersebut.
Selain itu, mau belajar supaya paham supaya teknologi dimanfaatkan secara maksimal.”Semakin meningkat digitalisasi ini, kita pun harus sama-sama meng-update diri dan memahaminya,” ujarnya.

Perempuan tiang negara
Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan, Sekoper Cinta sangat menginspirasi Pemkab Sumedang dalam membuat kebijakan.
Baca juga: Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir: Jangan Ada Pungli Pada Sertifikasi Tanah!
Ada tiga hal yang mendasari hal itu, yakni perempuan sebagai tiang negara, ibu sebagai madrasah pertama di keluarga dan keluarga basis utama modal pembangunan.
“Dengan melatih para alumni Sekoper Cinta dengan berbagai model, akan mengubah mindset sehingga bisa menginspirasi,” ujarnya.
Bupati Dony mengatakan, Sekoper Cinta sangat lengkap dari sisi pelatihan karena menyangkut character building, capacity building, coaching clinic dan mentoring.
“Ini pelatihan paket lengkap dan Sumedang sangat berkepentingan. Sebab, tahun 2021 kemiskinan naik jadi 10,71 % yang kebanyakan perempuan dan petani. Berarti harus memperbaikinya dan mengubah mindset-nya,” katanya.
Baca juga: Menyedihkan! Perempuan Belia Warga Kabupaten Sukabumi Dijual Jadi PSK ke Papua(Aje)***







