Hati-Hati! Sepeda Motor Harus Melewati Jembatan Bekas Rel Kereta Api

Para pengendara sepeda motor harus melewati jembatan bekas rel kereta api di Kampung/Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, imbas perbaikan Jembatan Cisangkuy Banjaran Senin, 5 September 2022. (Aje/BeritaSumedang.com)

BERITA SUMEDANG – Para pengendara sepeda motor yang melaju di ruas jalan Soreang- Banjaran harus ekstra hati- hati.

Pasalnya, mereka mesti melewati jembatan bekas rel kereta api di Kampung/Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

Para pengendara harus melewati jembatan bekas rel kereta api tersebut, menyusul Jembatan Cisangkuy di ruas Jalan Soreang-Banjaran sedang dalam perbaikan.

Baca juga: Pemulung Kabupaten Bandung Pertanyakan Bansos BPNT! Ada Apa?

Perbaikannya, karena permukaan jembatannya berlubang besar sehingga membahayakan para pengendara, walaupun sebelumnya sudah ditutup plat baja.

Permukaan jembatan yang berlubang itu, sepanjang 30 meter dengan lebar sekira 6 meter.

Kerusakan jembatan tersebut, setelah sebelumnya Jembatan Cisangkuy dilakukan pelebaran.

Baca juga: Petani Padi di Kabupaten Bandung Mengeluh! Kenapa Ya?

Menyebrang jembatan bekas rel kereta api

Dari pantauan di lapangan, pengalihan arus sepeda motor dari arah Soreang menuju Banjaran dan Pangalengan begitu pula dari arah sebaliknya, harus masuk  jalan kampung dengan melewati jalur jalan dan jembatan bekas rel kereta api.

Para pengendara harus menyusuri rumah- rumah penduduk di kiri- kanan jalan bekas rel kereta api.

Yang harus ekstra hati-hati dan melaju pelan, ketika sepeda motor menyeberangi jembatan kecil bekas jalur rel kereta api.

Baca juga: Alat Penyaring Berbahan Alami Ini, Mampu Bersihkan Limbah Cair B3

Panjang jembatannya, kira-kira sepanjang 20 meter. Lebarnya sekitar satu meter. Letaknya, tak jauh dari jembatan Cisangkuy yang sedang diperbaiki.

Berkah bagi Anak-anak

Ketika melewati jalan bekas rel kereta api di pemukiman penduduk, terlihat “pemandangan” unik.

Anak-anak di pinggir jalan bekas rel kereta api, “menyambut” antrean sepeda motor, dengan meminta uang receh sumbangan kencleng.

Baca juga: BBM Naik! Pemerintah Siap Salurkan BLT BBM Dan Masyarakat Boleh Ajukan Diri Jadi KPM

Antrean sepeda motor yang melewati jalan bekas rel kereta api, ternyata menjadi berkah bagi anak-anak di Kampung Kamasan, terutama yang rumahnya di pinggiran jalur bekas rel kereta api.

Mengingat volume sepeda motor cukup banyak, sehingga polisi bersama warga menerapkan tutup buka kendaraan ketika melewati jalan bekas rel kereta api.

Baca juga: Resmi BBM Bersubsidi Naik, Pemerintah Tetapkan Harga Baru

Perbaikan jembatan

Disinggung perbaikan jembatan Cisangkuy, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung, Eri Hernawan sebelumnya mengatakan,

perbaikan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Soreang, Banjaran dan Pangalengan itu, mulai  2 September 2022 lalu dan  target rampung 2 November 2022.

“Progres perbaikannya, hingga kini sudah selesai pembongkaran lantai jembatan. Termasuk melakukan pekerjaan simultan dengan pengencangan baut pada girder,” kata Eri kepada wartawan, Minggu 4 September 2022.

Baca juga: Persib Bandung Raih Kemenangan Atas RANS Nusantara FC 2-1

Menurut dia, usia Jembatan Cisangkuy memang sudah selayaknya mendapatkan pemeliharaan. Teknisnya dengan menambah perkuatan pada girder jembatan

“Perbaikan Jembatan Cisangkuy ini menelan anggaran Rp 888 juta. Perbaikannya dengan pengerjaan rehab  lantai jembatan saja, tanpa ada peninggian jembatan,” ujarnya.

Eri menambahkan, dengan adanya perbaikan tersebut, kendaraan tak bisa melewati Jembatan Cisangkuy. Sehingga, ada pengalihan arus lalu lintas dari arah Soreang ke Banjaran atau Pangalengan. Begitu juga dari arah sebaliknya.

Baca juga: Tinjau Progres Tol Cisumdawu, Menko Luhut Kunjungi Kota Sumedang

“Untuk pengalihan arus lalu lintas, kami dari DPUTR sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polresta Bandung,” ucap Eri. (Aje)***