Melebihi Kapasitas, Kalapas Sumedang Imam Sapto: Lapas Sumedang Sangat Tidak Layak dan Manusiawi!

Kapasitas Lapas Sumedang hanya menampung 100 orang, diisi 251 orang sehingga dinilai tidak layak dan manusiawi. (Aje/BeritaSumedang.com)
Kapasitas Lapas Sumedang hanya menampung 100 orang, diisi 251 orang sehingga dinilai tidak layak dan manusiawi. (Aje/BeritaSumedang.com)

BERITA SUMEDANG – Pemkab Sumedang dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Sumedang,  berencana merelokasi Lapas Kelas II B Sumedang.

Rencana relokasi itu, sehubungan jumlah warga binaan (narapidana) yang melebihi kapasitas.

Menurut Kepala Lapas Kelas II B Sumedang Imam Sapto, kapasitas Lapas Sumedang hanya menampung 100 orang.

Baca juga: HUT RI, 112 Narapidana Dapat Remisi, Wabup Erwan: Jangan Kembali Lagi Ke Sini!

Sementara, saat ini total warga binaan di Lapas Sumedang mencapai 251 orang. Empat di antaranya wanita dengan berbagai macam perkara.

“Kami punya 21 kamar, besar dan kecil. Satu kamar seharusnya 7 orang, sekarang kami isi 15 orang, sehingga itu memang sudah tidak layak dan manusiawi,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dan sinergi untuk segera merelokasi Lapas Sumedang.

Baca juga: Kasat Narkoba Ditangkap Bareskrim Diduga Sindikat Pengedar Narkoba

Relokasinya ke tempat yang lebih baik sehingga pembinaan bisa lebih optimal.

“Kami akan berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah setempat agar relokasi bisa terealisasi dan pembinaan bisa lebih optimal,” ujar Imam.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengatakan, pemda langsung merespon laporan over capacity di Lapas Sumedang.

Baca juga: Perintah Kapolda! Polres Sumedang Ringkus Bandar Judi Togel Online

Hal itu, dengan menyiapkan lahan untuk relokasi Lapas Sumedang di Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan

Ia menuturkan,  Lapas Kelas II B Sumedang, kini kondisinya sudah sangat tidak layak dan tidak manusiawi.

Jumlah narapidana saat ini 251 orang,  sedangkan kapasitas ruangannya untuk  100 orang.

“Ini sudah over capacity. Saya berharap kita bisa segera mewujudkan relokasi sehingga memberikan kenyamanan, baik bagi petugas Lapas maupun warga binaan,” katanya.

Baca juga: Terjadi Lagi, Belasan Santriwati Korban Pencabulan Diduga Pelakunya Pimpinan Ponpes di Kabupaten Bandung

Ia  akan merelokasi Lapas  secepatnya dan  mengawalnya  agar terealisasi sebelum masa kepemimpinannya berakhir.

“Insya Allah, akan kita tempuh secepatnya Kita kawal. Tinggal peran aktif dari Pemkab Sumedang dan Kanwil Kemenkumham supaya secepatnya merelokasi Lapas ini,” tutur Erwan. (Aje)***