BERITA SUMEDANG – Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengapresiasi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.
Mengenai, pencapaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang meningkat secara signifikan dari tahun sebelumnya.
“Saya sangat mengapresiasi pencapaian Dinas Pendidikan yang sebelumnya di tahun 2020 hanya mencapai 70,2 sekarang bisa meraih 80,94. Suatu capaian yang cukup signifikan, ada 11 poin dalam setahun ini,” ujarnya.
Baca juga: Maraknya Kenakalan Remaja, Pemkab Sumedang Gelar Kewaspadaan Dini
Wabup sampaikan hal itu, pada saat evaluasi implementasi SAKIP di Aula Dinas Pendidikan, Senin, 3 Oktober 2022.
Dinas Pendidikan Bisa jadi Pionir Peningkatan SAKIP
Namun demikian, menurutnya capaian tersebut jangan lantas membuat berpuas diri.
Tetapi, dia berharap agar terus membenahi, juga mengevaluasi agar di tahun yang akan datang tidak menurun.
“Tingkatkan dan buat yang lebih spesifik lagi sehingga bisa terus meningkat. Karena walaupun ada peningkatan sebesar 11 poin, tapi masih banyak permasalahan yang harus segera diselesaikan,” ungkapnya.
Kedepannya, Wabup berharap Dinas Pendidikan bisa menjadi pionir dalam peningkatan SAKIP, termasuk pengawasan dana BOS bisa lebih efektif lagi.
“Masih banyak permasalahan yang perlu pembenahan seperti pengawasan Dana BOS yang belum efektif. Saya harap ke depan bisa melaporkan secara rill sehingga perlu pengawasan dari Disdik lebih detail lagi,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Agus Wahidin menyampaikan, evaluasi implementasi SAKIP bagi Dinas Pendidikan.
Hal tersebut, merupakan sebuah upaya untuk meng-upgrade dan men-charge kinerja jajaran Dinas Pendidikan.
“Dengan adanya SAKIP ini, lebih memacu kita untuk lebih baik lagi. Beberapa tahun lalu kita berangkat dari 45,6. Kemudian 2020 meningkat menjadi 70 dan tahun 2021 menjadi 80,94,” ungkapnya.
Menurut dia, SAKIP 2020-2021 dari target A hanya mencapai BB.
“Tidak tercapainya target lebih karena terkendala klasik,” katanya. (Ukie)***







