BERITA SUMEDANG – Pemkab Sumedang menawarkan Kecamatan Surian untuk penanaman kedelai kepada investor PT Spinindo Sarana Pangan (SSP).
Penawaran itu, berlangsung di ruang rapat Sekda di kantor Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Kamis 20 November 2025.
Terlebih investor tersebut, bergerak di sektor pertanian yang tergabung dari Sahid Grup.
Baca juga: Ujungjaya Sentra Pertanian Terbesar di Sumedang, Petaninya Jadi Perhatian Utama
“Core bisnisnya disektor pertanian. Baik itu penanaman kedelai dan lada. Pintu masuk awalnya di penanaman kedelai,” kata Sekda Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati.
Stok kedelai masih impor
Ia menyebutkan, Sumedang produsen tahu yang bahan bakunya kedelai. Namun kedelai untuk bahan baku pembuatan tahu, hingga kini masih impor. Bahkan Sumedang baru bisa memenuhi 0.7 persen dari kebutuhan kedelai di Sumedang.
“Sehingga mudah-mudahan dengan investor yang berminat di Sumedang untuk menanam kedelai. Kami akan ajak ke Surian yang memang sudah berjalan ekositemnya untuk penanaman kedelai,” katanya.
Baca juga: Waduh, Setiap Tahunnya Sumedang Kota Tahu Mesti Memasok Kedelai Impor 5.320 Ton! Ini Ulasannya
Tuti menjelaskan, potensi dari 47 hektare lebih di Surian bisa dieskpansi oleh PT SSP. Harapannya, dengan investor itu, kualitas kedelai di Sumedang bisa meningkat produksinya ” “Kontinyunitasnya bisa dipertahankan,” katanya.
Sementara itu, Direktur Spinindo Anto Sudaryanto menyebutkan, PT SSP tertarik untuk pengembangan kedelai di Sumedang.
“Kami tertarik ke Sumedang untuk mengembangkan kedelai. Mudah-mudahan ke depannya bisa melebarkan bisnis lainnya di Sumedang,” ujarnya.
Tampak hadir Direktur Spinindo Sarana Pangan Anto Sudaryanto beserta jajaran. Selain itu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tono Suhartono, Kadis Perikanan dan Peternakan Asep Aan Dahlan. Kadis DPMPTSP, Kemal Idris.***







