BERITA SUMEDANG – PT PLN Indonesia Power (IP) berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Megawatt di Jatigede.
PLN IP selaku anak usaha PLN yang bergerak di bidang pembangkit listrik tersebut,
Rencana pembangunan PLTS oleh PLN IP itu, upaya pemerintah untuk mengurangi emisi.
“Selama ini, kita kan masih menggunakan bahan bakar dari fosil. Bahan bakar itu sangat berpengaruh terhadap kualitas udara yang ada di negara kita,” ujar Vice President Pre Construction PT PLN Indonesia Power Usvizal Zainuddin.
Ia katakan itu, pada ekspose rencana pengembangan projek PLTS di hadapan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di ruang Rapat Cakrabuana, gedung PPS (Pusat Pemerintahan Sumedang), Rabu, 3 Mei 2023.
Baca juga: Listrik PLN Masuk Dusun Cisoka, Dony: Bukti Negara Hadir untuk Masyarakat
Pasok listrik Jawa-Bali
Menurut dia, kehadiran PLTS itu akan memperkuat sumber energi listrik Jawa- Bali. “Bagaimana listrik di Jawa dan Bali ini lebih kuat. Termasuk di wilayah Sumedang, ada PLTS yang ramah lingkungan untuk energi baru terbarukan,” ujar Usvizal.
Ia menyebutkan, nilai investasi projek pembangunan PLTS di Jatigede tersebut senilai USD 1 juta. “Kalau dengan rupiah kurang lebih Rp 14 triliun nilai investasinya untuk PLTS ini,” ucapnya.
Menanggapi hal itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, rencana pembangunan PLTS 100 Megawatt di Jatigede itu, masih tahap persiapan.
“Tadi PLN IP sudah memaparkan kepada kami berkaitan dengan rencana pembangunan PLTS di Jatigede. PLTS ini akan menambah kapasitas daya listrik di negara kita,” kata Dony.
Baca juga: Ini Fungsi dan Manfaat Waduk Jatigede, Nomor 5 yang Bikin Seru.
Global Warming
Dalam rapat tersebut, sambungnya, berdiskusi pula beberapa langkah ke depan. Hal itu, terutama untuk meminimalisir berbagai dampak yang akan terjadi dan upaya antisipasinya
“Kami mengharapkan projek ini tidak menghasilkan emisi yang berdampak pada global warming. Termasuk, persoalan lingkungan ke depannya,” ujarnya.
Lebih jauh Bupati Dony menjelaskan, rencana tersebut sebagai ikhtiar pemerintah dalam menggali energi terbarukan yang ramah lingkungan.
Baca juga: Jalan Lingkar Utara Jatigede Tersambung ke Ruas Jalan Sumedang-Wado
“Ini projek nasional. Bagaimana menghasilkan tenaga listrik dengan cara green energy yang ramah lingkungan. Energi listrik yang tidak menghasilkan energi karbon yang dapat menimbulkan pemanasan global,” tuturnya.***







