Ini Fungsi dan Manfaat Waduk Jatigede, Nomor 5 yang Bikin Seru

Artis sekaligus penyanyi papan atas asal Sumedang Rossa, sedang menikmati wisata forest walk di objek wisata Waduk Jatigede. (Aje/BeritaSumedang.com)

BERITA SUMEDANG -Banyak orang yang tahu tentang Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Akan tetapi, tidak sebanyak orang tahu tentang manfaat dan fungsi dari Waduk Jatigede itu sendiri.

Ada beberapa manfaat Waduk Jatigede untuk kepentingan di berbagai bidang kehidupan.

Baca juga: Ternyata, Ini yang Melatarbelakangi Dibangunnya Waduk Jatigede? Hingga Mengorbankan Puluhan Ribu KK Warga Sekitar!

Berikut manfaat dan fungsi Waduk Jatigede :

1.  Fungsi utama pembangunan Waduk Jatigede, yakni untuk mengairi saluran irigasi areal pesawahan di daerah pantura (pantai utara) Jawa Barat seluas 90.000 hektare.

Pengairan irigasi tersebut, meliputi areal pesawaham di wilayah Kabupaten Majalengka, Indramayu serta Cirebon.

Pasokan airnya melalui saluran irigasi rentang (bendung pembagi) di Kecamatan Jatitujuh, Majalengka.

Baca juga: Projek Pembangunan Terlama di Dunia Ada di Sumedang? Ini Kronologisnya

2. Menghasilkan energi listrik dari pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede dengan kapasitas 110 MW (2×55 MW).

3. Mengendalikan banjir di lahan seluas 14.000 hektare

4. Memenuhi pasokan air baku untuk kebutuhan air bersih dan air minum masyarakat di wilayah Kab. Cirebon, Indramayu dan kawasan Balongan dengan kapasitas 3.500 liter per detik.

Termasuk sebagian wilayah Timur Kabupaten Sumedang, yakni wilayah Kecamatan Tomo dan Ujungjaya.

Baca juga: Masa Depan Jatigede Jadi Kawasan Wisata Tarap Dunia, Ridwan Kamil: Apalagi Ditunjang Tol Cisumdawu

Bebas memancing ikan sepuasnya

5. Untuk usaha perikanan tangkap. Selain dapat mendongkrak pendapatan masyarakat di sekitar Waduk Jatigede, juga untuk menjaga ketahanan pangan serta pemenuhan gizi dan protein masyarakat.

Di perairan Waduk Jatigede bebas memancing ikan sepuasnya. Akan tetapi, berdasarkan Peraturan Gubernur Jabar, di Waduk Jatigede dilarang keras mendirikan kolam jaring apung (KJA).

Pasalnya, keberadaan KJA bisa menyebabkan pencemaran air. Apalagi, air Waduk Jatigede menjadi sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air minum dan air bersih untuk masyarakat.

Baca juga: Ini Beberapa Tradisi Peninggalan Kerajaan Sumedang Larang yang Dilestarikan Masyarakat

Ditambah lagi, Waduk Jatigede juga berfungsi untuk kawasan pariwisata sehingga airnya harus bersih, terbebas dari pencemaran.

6. Pengembangan usaha sektor pariwisata guna meningkatkan pendapatan dan perekonomian masyarakat di sekitar Waduk Jatigede.

Kawasan Waduk Jatigede pun akan dijadikan KEK (Kawasan Ekonomi Kreatif) Jatigede.

Baca juga: Sah! Kerajaan Sumedang Larang Pewaris Tahta Kerajaan Pajajaran, Ini Bukti Sejarahnya

Bahkan Pemkab Sumedang sudah membangun dan menata sejumlah spot pariwisata.

Misalnya, Kampung Buricak Burinong di Dusun Cisema, Desa Pakualam, Kec. Darmaraja. Ada juga objek wisata Tanjung Duriat, Puncak Damar, dll.(Aje)***