SUMEDANG – Aldi Ferdiansyah (19) warga Dusun/Desa Cijeruk RT 02/RW 01, Kec. Pamulihan, tewas seketika di tempat kejadian akibat terlindas truk fuso di ruas Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di Jalan Pangeran Kornel, Kel. Kotakulon, Kec. Sumedang Selatan, Rabu (3/2/2021) tengah malam sekira pukul 23.00.
Dari keterangan warga sekitar yang melihat kejadian, Aldi diduga korban tabrak lari. Pasalnya, pengemudi truk fuso yang menabrak hingga menggilas korban, diduga kabur.
Meski sempat dikejar beberapa pengemudi ojek online termasuk warga sekitar, sayangnya truk fuso menghilang kabur entah kemana. Sampai sekarang, truk dan pengemudinya belum diketahui keberadaannya.
“Korban diduga tabrak lari, karena pengemudi truk yang menabrak dan menggilas korban, langsung kabur,” kata Iwan warga setempat yang saat itu melihat kejadian di Jalan Pangeran Kornel, Sumedang, Kamis (4/2/2021).
Ia mengatakan, dirinya mengaku tidak mengetahui persis kronologis kecelakaan tersebut. Akan tetapi, dari informasi yang didapat, kejadian itu berawal ketika sepeda motor korban yang melaju dari arah Cirebon menuju Bandung, disalip truk fuso dari belakang.
Ketika truk menyalip, tiba-tiba dari arah berlawanan datang truk fuso lainnya yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Karena mendadak, kata dia, ketika truk sedang menyalip, secara bersamaan menyenggol sepeda motor korban hingga terjatuh. Lalu, truk tersebut menabrak truk lain dari arah berlawanan. Setelah itu, truk yang ngebut dari arah Bandung menuju Cirebon, langsung menabrak korban hingga terseret sekitar 20 meter.
“Saya melihat langsung, korban terseret truk. Ketika saya melihat, korban sudah tergeletak di jalan, tepatnya di depan kantor BPN. Sedangkan truk fuso yang posisinya sudah dekat bundaran Binokasih, terus melaju le arah Cirebon. Saya melihat, korban tergeletak dan sama sekali tidak bergerak. Dari bagian kepalanya yang masih mengenakan helm, mengalir darah. Korban meninggal seketika di tempat kejadian,” ucap Iwan.
Dikatakan, beberapa menit kemudian, datang petugas Unit Laka Lantas Polres Sumedang. Korban langsung dievakuasi hingga dibawa ke RSUD Sumedang.
“Kamis (4/2/2021) sekitar pukul 3.00 dini hari, datang keluarganya menanyakan kronologis kejadiannya,” ujarnya.
Korban sempat apel dari pacarnya.
Sementara itu, kerabat korban Mamat (59) warga Kec. Conggeang mengatakan, korban ditabrak lari truk fuso, ketika hendak pulang ke rumahnya di Dsn/Ds. Cijeruk. “Sebelum kejadian, korban sempat apel ke rumah pacarnya di Tegalkalong, Kec. Sumedang Utara. Bahkan setelah apel, korban salat Isya di Masjid Agung Sumedang,” tuturnya.
Dikatakan, jenazah korban sudah ada di rumah duka dan siap dimakamkan. “Kalau dari pihak keluarga korban, minta kepolisian segera menangkap pelaku tabrak lari untuk diproses hukum sesuai aturan berlaku,” kata Mamat yang hendak melayat ke rumah duka.
Ketika dikonfirmasi melalui telefon, Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Eryda Kusumah mengatakan, hingga kini Satlantas masih menyelidiki kecelakaan yang diduga tabrak lari. Polisi sudah meminta keterangan sejumlah saksi yang melihat kejadian itu. Anggota Unit Laka (kecelakaaan) pun terus bergerak di lokasi kejadian, termasuk mengecek sejumlah titik CCTV. Upaya itu untuk mengumpulkan barang bukti dan keterangan.
“Terkait keluarga korban yang ingin polisi segera mencari dan menangkap pelakunya, tentunya kami akan menindaklanjuti keinginan itu supaya pelakunya secepatnya ditemukan,” ucapnya . (Hadadi)***






