BERITA SUMEDANG – Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT).
“Hari ini ada penyaluran BLT dengan jumlah sasaran sebanyak 569 KPM di Kecamatan Ciparay. Hari ini, peluncuran penyaluran termin pertama,” ujar Camat Ciparay Heri Mulyadi mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna.
Ia katakan itu, saat penyaluran BLT kepada warga miskin di Kantor Pos Indonesia, Desa Serangmekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Kamis, 8 September 2022.
Baca juga: Pemulung Kabupaten Bandung Pertanyakan Bansos BPNT! Ada Apa?
Ia mengatakan, penyaluran BLT itu, setelah pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) jenis Pertalite dan Pertamax, secara nasional.
“Dengan adanya kenaikan harga BBM ini, pemerintah mengalihkan subsidi BBM ke BLT. Harapannya, dengan bantuan ini, bisa membantu ekonomi masyarakat melalui program tersebut,” kata Heri.
Ia menyebutkan, besaran bantuan sosial itu Rp 500.000/KPM. Bantuan sebesar itu, masing-masing untuk BLT Rp 300.000 dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) Rp 200.000/KPM.
Baca juga: Ada Jalan Rusak! Lapor ke Dinas PUTR Kabupaten Bandung
BLT ringankan beban warga miskin
Penyaluran BLT kepada ratusan KPM di Kecamatan Ciparay tersebut, tak lain bertujuan untuk meringankan beban warga miskin yang terdampak kenaikan BBM.
“Kami berharap masyarakat memanfaatkan penyaluran BLT ini dengan sebaik-baiknya. Bisa digunakan untuk membeli kebutuhan bahan pokok sehari-hari,” ujarnya.
Baca juga: Hati-Hati! Sepeda Motor Harus Melewati Jembatan Bekas Rel Kereta Api
Lebih jauh Heri menjelaskan, penyaluran BLT secara bertahap itu, akan dipantau secara kontinyu sehingga penyalurannya berlangsung aman, tertib dan kondusif.
“Saya sangat mengharapkan sasaran penyaluran BLT ini, benar-benar warga yang berhak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.
Ia menuturkan, dengan adanya kenaikan harga BBM itu, memang masyarakat sangat merasakan langsung dampaknya
Baca juga: Petani Padi di Kabupaten Bandung Mengeluh! Kenapa Ya?
Namun, pemerintahan di tingkat kecamatan berusaha melakukan berbagai langkah dan upaya untuk membantu masyarakat sekitar.
“Intinya, kami berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sesuai dengan yang intruksi Pak Bupati,” kata Heri. (Aje)***







