Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Di Desa Citengah, Berdampak Bagi Angka Kemiskinan?

Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah untuk Bantuan Pangan Tahun 2023 alokasi bulan Mei kepada masyarakat Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.(Ukie/BeritaSumedang.com)

BERITA SUMEDANG – Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) oleh Badan Pangan Nasional untuk Bantuan Pangan Tahun 2023 alokasi bulan Mei kepada masyarakat Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan.

Kegiatan penyaluran itu, berlangsung di aula Kantor Desa Citengah pada hari Kamis, 15 Juni 2023.

Kasi Pelayanan Pemerintah Desa Citengah, Dadan Hermansyah pada saat pelaksanaan tersebut, menyampaikan dengan adanya bantuan pangan dari pemerintah dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat.

Baca juga: Ada Tiga Langkah Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Hingga Nol Persen, Bagaimana Caranya?

Upaya Mengurangi Angka Kemiskinan Ekstrem

Hal itu juga, menurut Dadan bagian dari upaya mengurangi angka kemiskinan ekstrem.

“Penyaluran Bantuan Pangan ini masyarakat merasa senang hingga membantu kebutuhan pangan masyarakat, yang juga sebagai upaya pengurangan angka kemiskinan ekstrem,”ujarnya.

Menurutnya, bagi penerima manfaat yang akan mengambil beras, mereka harus bawa Kartu Keluarga (KK) atau KTP sebagai identitas, kemudian mencocokkan nama dengan data dari kantor pos.

Sehingga, dapat memastikan bantuan tersebut sampai ke penerima dan tepat sasaran, serta tidak terjadi kecurangan selama pendistribusian.

Baca juga: Waspadai Potensi Bencana di Musim Kemarau, BPBD Gelar Sosialisasi Destana

Ia menyebutkan beras yang diberikan kepada masyarakat dengan kualitas medium 10 kilogram per sasaran.

Pemberian tersebut, selama tiga bulan berturut-turut selama Maret-Mei 2023, dan penyaluran saat ini sebagai tahap ketiga.

Sebanyak 288 Orang

Menurutnya, para penerima manfaat dalam penyaluran bantuan pangan ini di Desa Citengah tercatat sebanyak 288 orang penerima manfaat.

Dengan demikian, bantuan pangan tersebut merupakan bentuk pencegahan terhadap kerawanan pangan, kemiskinan, stunting, gizi buruk, keadaan darurat.

Juga untuk melindungi produsen serta konsumen sekaligus pengendalian dampak dari inflasi.

Dadan juga mengharapkan, masyarakat terlibat dalam penanganan terhadap stunting.

“Kami sangat berharap semua bentuk dukungan untuk penurunan angka stunting bisa terus berlanjut, sehingga pendataan bisa lebih terintegritas dan tepat sasaran dalam upaya penurunan stunting di Desa Citengah,”tuturnya.

Ia menyatakan kesiapan untuk mendukung dan menjalankan semua program dari pemerintah.

Baca juga: Agar Sukses Kelola BUMDesma, Bupati Minta Pengurus Harus Punya Tiga Senjata

Juga berkaitan dengan KB maupun stunting dan program kesehatan lainnya.

Salah satu, tujuannya membantu masyarakat dengan bantuan berupa dana maupun makanan yang bergizi bagi anggota keluarga.(Ukie)***