
BERITA SUMEDANG – Sanksi tegas untuk Anggota DPRD yang memukuli seorang perempuan di salah satu Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU), videonya beredar di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di salah satu SPBU, Jalan Damang Lebar Daun, Ilir barat I,Palembang, Sumatera Selatan.
Melansir dari berbagai sumber, Anggota DPRD tersebut berinisial MS dari Fraksi Partai Gerindra.
Baca juga: Dikejutkan, Kuburan Bansos Covid-19 di Depok, Pemilik Lahan Tempuh Jalur Hukum
Dari video tersebut, terlihat jelas anggota DPRD tersebut memukuli seorang perempuan.
Diketahui, perempuan yang menjadi korban pemukulan bernama Tata, berusia 31 tahun.
Tata mengaku, peristiwa itu berlangsung pada 5 Agustus 2022 lalu,
Pada saat, dia dan ibunya sedang mengantri untuk mengisi Pertalite di SPBU.
Baca juga: Waspadalah! Kalangan Muda Jadi Target Sasaran Kelompok Jaringan Terorisme Global
Bermula saat mobil Tata berada di posisi antrian no tiga.
Lalu, MS yang mengendarai mobil tiba-tiba datang menyerobot dan menghalangi mobilnya.
Disanalah awal mula pertikaian, Tata yang merasa diserobot mencoba menegur MS.
Namun, MS tidak terima dengan teguran tersebut. Sehingga berujung pemukulan pada dirinya.
Sanksi Tegas Terhadap Anggota DPRD
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Palembang, Sumatera Selatan, Akbar Alfaro menyikapi kejadian tersebut, menyatakan DPC akan memberikan sanksi tegas kepada MS.
“Untuk menentukan sanksi terhadap anggota DPRD Palembang, dari Partai Gerindra,” katanya, di Palembang, Kamis, 25 Agustus 2022.
Lebih lanjut, Alfaro menjelaskan Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra akan memeriksa perilaku anggotanya, dengan dugaan melakukan pelanggaran etika.
Baca juga: Perintah Kapolda! Polres Sumedang Ringkus Bandar Judi Togel Online
Oleh karena itu, Partai Gerindra tidak akan mentolerir sikap arogansi MS selaku wakil rakyat.
Menurut keterangan, saat ini korban Tata telah melaporkan ke Polsek Ilir Barat I Palembang.
Tata menjelaskan semua kepada pihak kepolisian, mengenai kronologi kejadian tersebut.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Ilir Barat I Palembang, Iptu Apriansyah mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. (Uki)***







