Ratusan Ayam Pelung Adu Tarik Suara di PPS

Ratusan Ayam Pelung adu tarik suara dalam kegiatan Moe Bareng dan Edukasi Ayam Pelung di Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. (Ukie/BeritaSumedang.com)

BERITA SUMEDANG – Para pecinta Ayam Pelung berkumpul di Halaman Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS).

Hal tersebut, untuk mengikuti Moe Bareng dan Edukasi Ayam Pelung, Sabtu, 11 Maret 2023.

Baca juga: Kapolres Sumedang Melepas Perwakilan Santri Kabupaten Sumedang Yang Akan Bertanding Pada Porseni NU Ke-1 Di Solo

Dalam kontes tersebut, ratusan Ayam Pelung beradu menunjukkan kebolehannya melalui suaranya yang khas.

Potensi Ayam Pelung

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat membuka kegiatan, menyatakan keyakinannya bahwa kegiatan tersebut dapat mengedukasi.

Hal itu, mengenai potensi Ayam Pelung yang bernilai seni dan bernilai ekonomis.

“Kegiatan ini adalah wahana untuk meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana cara berternak dan memelihara Pelung yang baik yang bisa menjadi contoh bagi para peternak lain,” ujarnya.

Baca juga: Tergerus Zaman, Mahasiswa Universitas Telkom Kampanyekan Kabarulem

Menurut Bupati, dari kegiatan ini bisa mengetahui cara-cara atau praktik paling baik untuk memelihara Ayam Pelung.

“Ketika Ayam Pelungnya juara, bisa menyampaikan kiat-kiat paling baik untuk memeliharanya,” ucapnya.

Lebih dari itu, “Moe Bareng dan Edukasi Ayam Pelung” bisa menjadi sarana  sosialisasi kepada masyarakat berkaitan dengan teknik dan metode untuk memelihara Ayam Pelung.

“Intinya, apapun harus menggunakan ilmu dan ini pasti ada ilmunya. Untuk itu, harus terus belajar meningkatkan pemahaman kita memelihara Ayam Pelung terbaik. Para peternak Pelung di Sumedang juga saat ini bisa memiliki sebuah ruang dan tempat utuk terus mengembangkan kegemarannya,” tuturnya.

Selain itu, kegiatan seperti ini harus gencar dilakukan agar para pecinta ayam pelung bisa memperlihatkan ayam hasil peliharaannya.

Ia menilai kegiatan ini, sebagai wahana sosialisasi dan edukasi bagi para peternak Ayam Pelung dan ini adalah bagian dari ekonomi kreatif.

Hingga demikian, dengan berternak Ayam Pelung dan pemeliharaan yang bagus akan menjadi nilai ekonomis.

Komunitas Pelung Mania Sumedang

Sementara itu, Rian Priana selaku Ketua Komunitas Pelung Mania Sumedang mengatakan, kategori yang dilombakan dalam kegiatan tersebut yakni dari suara, penampilan dan bobot.

Baca juga: Para Kepala Desa Tuntut Perpanjangan Masa Jabatan 9 Tahun, Ini Tanggapan Pakar Hukum

“Namun yang kami utamakan adalah dari suara. Dan saya juga berharap ke depan Pelung Mania Sumedang ini bisa lebih berkembang lagi,” pungkasnya. (Ukie)***